oleh

Juara di Roma, Djokovic Ukir Rekor Petenis Tersukses Rebut Gelar Juara

POSKOTA.CO – Tiga minggu setelah menyelesaikan Career Golden Master keduanya di Western & Southern Open, Novak Djokovic (Serbia), menciptakan mengukir rekor baru menjadi petenis tersukses (paling banyak) merebut gelar dalam sejarah ATP Masters 1000, setelah tampil jadi juara meredam perlawanan Diego Schwartzman (Argentina) dengan dua set langsung 7-5, 6-3 di final turnamen Internazionali BNL d’Italia 2020, di Court Centrale Roma, Italia, Senin (21/9/2020).

Petenis nomor satu dunia itu bangkit dari double break pada set pertama untuk mengalahkan Schwartzman dan mengklaim mahkota Masters 1000 ke-36 yang memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang dirinya bersama Rafael Nadal (Spanyol). Djokovic memasuki final dengan telah 35 kali gelar Masters 1000 sama dengan yang diraih Nadal, tetapi dengan juara dia telah melampaui Rafa. Ia juga mencatatkan diri mengangkat trofi kelimanya di Roma.

Djokovic kini telah memenangkan 31 dari 32 pertandingannya tahun ini. Petenis berusia 33 tahun ini telah memenangkan empat trofi dari lima event pada tahun 2020, setelah gelar di Australian Open (d. Thiem), Dubai Duty Free Tennis Championships (d. Tsitsipas) dan Western & Southern Open (d. Raonic ).

Petenis asal kota Beograd ini telah memenangkan tiga turnamen Masters 1000 terakhir. Sebelum menang di New York dan Roma, Djokovic juga mengklaim trofi Rolex Paris Masters 2019 dengan mengalahkan Denis Shapovalov (Kanada).

“Itu adalah minggu yang luar biasa. Minggu yang sangat menantang. Saya tidak berpikir saya memainkan tenis terbaik saya sepanjang minggu, tetapi saya pikir saya menemukan tenis terbaik saya ketika saya paling membutuhkannya di saat-saat yang menentukan hari ini, kemarin [dan di] hampir setiap pertandingan, ”kata Djokovic seperti dilansir ATPTour.com. “Itu pasti membuat saya sangat puas dan bangga bahwa saya berhasil menemukan gigi kelima itu saat paling dibutuhkan. Beralih ke Paris, saya tidak bisa meminta turnamen yang lebih baik di sini di Roma. Gelar besar lainnya dan [saya] sangat senang dengan itu, ” sambung Djokovic.

LEWATI IDOLA PETE SAMPRAS

Sukses juara di Roma menjadikan momen pertama dari dua momen penting bagi Djokovic. Ketika Peringkat ATP FedEx yang baru dijalankan malam ini, petenis Serbia itu akan memulai minggu ke-287 di puncak Peringkat ATP FedEx untuk melewati total 286 minggu idola Pete Sampras.

Djokovic juga mengungguli Nadal untuk menjadi juara tertua dalam sejarah turnamen. Pemain berusia 33 tahun itu meningkat menjadi 5-5 dalam pertandingan kejuaraan Roma, satu tahun setelah kalah dari Nadal yang berusia 32 tahun dalam pertandingan kejuaraan tahun lalu.

Ini adalah tahun kedua berturut-turut Djokovic mengalahkan Schwartzman di Foro Italico. Juara Grand Slam 17 kali itu mengalahkan petenis Argentina itu dalam tiga set untuk melaju ke pertandingan kejuaraan tahun lalu. Djokovic tidak terkalahkan dalam lima pertandingan ATP Head2Head melawan Schwartzman.

“[Diego] bermain bagus dalam kondisi yang berat, terutama di awal,” tutur Djokovic. “Dia memainkan banyak pertandingan panjang. Dia meraih kemenangan fantastis melawan Nadal dan Shapovalov. Jadi penghargaan untuknya atas turnamen yang fenomenal, dan saya mendoakan yang terbaik untuknya di sisa musim ini, ” lanjut Djokovic.

Tampil di final Masters 1000 pertamanya, Schwartzman berusaha menjadi orang Argentina kelima yang mengangkat trofi Masters 1000. Schwartzman menjadi finalis Masters 1000 terpendek dalam sejarah (5’7 ”) dengan kemenangan beruntun melawan juara sembilan kali Nadal dan bintang muda Denis Shapovalov.

Dengan sukses di final kali ini Djokovic menerima 1000 poin Peringkat ATP FedEx dan mendapatkan hadiah uang € 205.200. Sedangkan Schwartzman memperoleh 600 poin Peringkat ATP dan mengumpulkan € 150.000.

Petenis Pengumpul Gelar Terbanyak ATP Masters 1000:

1. Novak Djokovic (Serbia)  36 Tropi
2. Rafael Nadal (Spanyol)    35 Tropi
3. Roger Federer (Swiss)     28 Tropi
4. Andre Agassi (AS)            17 Tropi
5. Andy Murray (Inggris)    14 Tropi                               (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *