oleh

JHL Kembangkan Vanili di Banten Bangkitkan Rempah Rempah Nusantara

POSKOTA.CO-Indonesia dulunya dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah terkenal di dunia, kini seperti memudar. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu mengajak rakyat untuk mengembalikan kejayaan rempah nusantara dengan cara melakukan investasi yang serius.

Untuk menyambut gagasan Presiden Jokowi, JHL Group memulai kegiatannya di wilayah Tanjung Lesung Panimbang, Banten pada Jumat (27/8/2021). Investasi itu juga sebagai bukti janji Jerry Hermawan Lo pemilik JHL Group dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tanjung Lesung Panimbang dan sekitarnya.

Di Tanjung Lesung Banten, JHL Group melalui anak usahanya PT. Persaudaraan Anak Bangsa (PAB) membangun perkebunan dan pengolahan vanili serta rempah lainnya. Sedang melalui anak usahanya PT Jaya Hunian Lestari (JHL) membangun kawasan Villa-Vanilli (ViVa) dan melalui PT JSI Resort membangun kawasan resort wisata laut.

JHL Group dalam penjelasannya mengatakan, pertumbuhan tanaman vanili kepada ASDA EKBANG Provinsi Banten dan Ketua DPRD Banten dan Bupati Pandeglang oleh Preskom JHL Group dI masa lalu Indonesia pernah dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah. Tidak mengherankan jika kepulauan Nusantara menjadi rebutan negara-negara penjajah.

Menurut Direktur Utama PT Persaudaraan Anak Bangsa Proyeksi, Ir. Johan Sembiring Brahmana, investasi yang akan dikeluarkan untuk mewujudkan ajakan Presiden Jokowi mencapai triliunan rupiah. Sementara potensi pendapatan ekspor mencapai puluhan triliun selama 10 tahun dari perkebunan Vanili.

“PAB membangun kebun pembibitan, pabrik media tanam, perkebunan vanili, pengolahan dan pendidikan vokasi petani rempah yang diharapkan bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor dan Universitas Tirtayasa Banten,” kata Johan Sembiring Brahmana.

PAB lanjut Johan direncanakan menjadi Pusat Riset dan Pengembangan Vanili Indonesia untuk teknologi budidaya dan pengolahan vanili di Indonesia. “Selama ini PAB telah menyerap hasil panen petani vanili dari seluruh Indonesia dan mengolahnya di Kabupaten Tangerang. Perusahaan telah menjalin kerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Obat dan Rempah (Balittro) di Bogor dan akan melanjutkan kerjasamanya sehingga perusahaan mendapat sertifikat sebagai kebun pembibitan yang bersertifikasi.

“Dalam kawasan seluas 200 hetar dengan memanfaatkan kontur perbukitan, JHL juga membangun sejumlah villa di Kawasan Agro Wisata Rempah untuk pariwisata yang telah berkembang di Tanjung Lesung. Kawasan ini akan memiliki hotel dan resort serta wisata laut lainnya. Untuk itu disiapkan investasi mencapai puluhan triliun selama 7 tahun ke depan dan akan menyerap tenaga kerja mencapai 5000 orang,” tambahnya.

Sebagai pembukaan investasi ini pihak perusahaan telah melaksanakan vaksinasi bekerjasama dengan Puskemas Panimbang dan Kecamatan Panimbang. Selain itu juga dilakukan pembagian sembako selama 4 hari berturut turut yang melibatkan ribuan masyarakat yang berada di Kecamatan Panimbang Tanjung Lesung.

Pihaknya juga mengangkat seratus anak asuh yang akan mendapat bantuan uang pendidikan setiap bulan. Harapannya melalui kemudahan yang tertuang dalam UU Cipta Kerja yang telah dikeluarkan DPR RI dan Pemerintah Pusat dapat menarik investasi bagi investor lain dan Pemkab Pandeglang serta Pemprov Banten melaksanakannya dengan baik. (omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *