oleh

Ganjar Tak Diundang Puan, KGBN Dukung Gubernur Jateng Jadi Presiden

POSKOTA. CO – Menindaklanjuti perkembangan suasana politik lima hari belakangan ini sejak Sabtu 22 Mei 2021, dimana seorang Ganjar Pranowo sebagai kader partai yang juga sebagai Gubernur Jawa Tengah tidak diundang ke acara pertemuan kader yang di pimpin oleh Puan Maharani.

Pengurus DPP partai di Jawa Tengah lalu memberi alasan kenapa Ganjar tidak diundang.

Pernyataan Bambang Wunaryo alias Bambang Pacul, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah lalu mendapat respon dari Ketua Umum Kawan Ganjar Bersatu Nasional (KGBN).

Juliant Palaar, ketua umum dewan pimpinan pusat Kawan Ganjar Bersatu Nasional (DPP – KGBN) memberikan pernyataan sikap.

Dalam empat butir pernyataan sikapnya, Juliant Palaar yang kerap disapa dengan Jepe ini meminta, agar relawan KGBN tetap fokus pada misi mulianya yakni mengantarkan Ganjar Pranowo menjadi Presiden RI 2024.

Berikut empat butir pernyataan sikap DPP KGBN.

1. Mohon relawan KGBN beserta keluarga dan sahabat KGBN untuk bersabar dan tetap fokus dengan tujuan awal KGBN terbentuk yaitu mengusung Ganjar Pranowo menjadi Capres di tahun 2024.

2. Jangan membuat tindakan provokatif baik di sosial media atau lingkungan sahabat KGBN tinggal atau menetap, sehingga menimbulkan sikap antipati dari partai pak Ganjar Pranowo berada serta masyarakat lain yang bisa saja bersikap berbeda dengan KGBN.

3. Setiap daerah maupun cabang bisa melakukan konsolidasi dengan cara berdiskusi menyikapi yang terjadi belakangan ini terutama jangan melayani tindakan provokatif pihak lain yang ingin membuat relawan menjadi terbelah dan tidak fokus atas niat awal mengusung Ganjar Pranowo.

4. Tetap berpikiran positif, tetap bersatu untuk mewujudkan niat awal bagaimana KGBN terbentuk serta bagaimana teman teman relawan bergabung.

Ditempat yang sama, Izharry Agusjaya Moenzir, Ketua Dewan Pertimbangan KGBN menambahkan, setelah lebih 12 bulan melakoni hibernasi dengan mendekam di kediaman masing-masing akibat pandemi Covid 19, akhirnya muncul tekad dan semangat serta idealisme yang sama.

Bagi Izhary, kecintaan pada NKRI, membuat ia dan rekan-rekannya menggalang mimpi. Bagi mantan wartawan ini, arah yang ditempuh Jokowi telah bergerak di lajur ‘the right track’.

Izhary yang tak ingin program kerja nyata Jokowi dalam memberikan keadilan dan kemakmuran serta pemerataan pembangunan terhenti alias mandek, maka haruslah dicari figur yang tepat untuk melanjutkan karya ini.

“Kita harus tentukan siapa yang akan kita beri mandat untuk meneruskan kegemilangan Indonesia di tahun-tahun mendatang.
Hari ini, satu nama kita sebutkan, satu nama pula yang kita majukan. Alhamdulillah, gayung penuh bersambut tangan, kebulatan kata tersepakati sudah. Di petang ini, kesamaan rasa dan pikir mengkristal, dan tercetuslah sebuah nama: Ganjar Pranowo!,” kata Izhary.

Dukungan kepada Ganjar itu tentu sudah di kalkulasi oleh penulis buku Susno Duaji ini. Baginya, perilaku dan kinerja Gubernur Jawa Tengah ini tertata rapi, komunikasinya terjalin mulus, dan egaliternya terpancar utuh.

“Permisi ibu, kami dari KGBN mohon persetujuan ibu untuk sosok bersahaja ini, agar kita di KGBN sebagai ‘Kawan Ganjar (yang) Bersatu (secara) Nasional bisa satu langkah, satu detak, dan satu tujuan dalam menjaga kelangsungan pembangunan bangsa,”ujarIzhary.

“Ayooo, kita lantangkan ke udara nama GANJAR! GANJAR! GANJAR!, agar gunung terbongkar, laut terbelah, lembah tertutup, dan tanah terus menghijau untuk menerima perubahan lebih baik, lebih lama, lebih membahagiakan.
Yes! Ganjar for President 2024. Nobody but you, Mas, yang mampu menjaga kelangsungan kerja bagus ini,”tegasnya lagi. (yopi/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *