oleh

Dua Tahun Saluran Jalan Balikpapan Tersumbat Lumpur, Pasukan Biru Beraksi

POSKOTA.CO – Dua tahun saluran tersumbat lumpur dibilangan, Jalan Balikpapan, Petojo Selatan akhirnya mulai dikuras pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Gambir.

Lurah Petojo Selatan Rahmat Hidayat saat dihubungi membenarkan, pihaknya mengusulkan pengurusan lumpur di dalam saluran air Jalan Balikpapan itu karena sudah lama tidak dikuras sehingga sendimen lumpurnya menebal yang memicu penyumbatan.

“Kurang lebih sekitar 2 tahun saluran itu tidak dikuras karena sendimen lumpur nya banyak aliran airnya mampet. Mudah-mudahan setelah dikuras pasukan biru aliran airnya jadi lancar,” kata Rahmat Hidayat, Jumat (15/7/2022) sore.

Puluhan pasukan Satuan Tugas biru Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Gambir beraksi ke dalam saluran untuk memperlancar aliran air di Jalan Balik Papan, Petojo Selatan.

Sementara itu, Muhammad Imawan Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Gambir menerangkan, saluran banyak lumpur yang diusulkan Lurah Petojo Selatan merupakan saluran mikro meliputi panjang saluran 390 meter dengan lebar saluran 80 cm dan ketebalan lumpur 30 cm.

“Pengerasan lumpur nya mulai dikerjakan, Kamis (14/7/2022) kemarin. Ada 26 Satgas SDA yang dikerahkan menguras lumpur di dalam saluran itu menggunakan alat manual seperti pacul, blencong, karung dan gerobak celeng,” ungkap Imawan.

Lanjut dia menambahkan, pengurusan lumpur selanjutnya dimasukan ke dalam karung dan ditiriskan terlebih dahulu di lokasi. Setelah kering lalu karung-karung diangkut ke truk untuk dibuang ke PLTU Ancol, Jakarta Utara.

“Selain menguras lumpur pasukan biru juga membuat 10 titik bak kontrol atau penutup saluran dengan jarak 5 meter. Pengurasan lumpur dan pembuatan penutup saluran juga menggunakan alat manual seperti genset, breaker, plat beton, gerobak motor dan lain-lain.  Usulan Lurah Petojo Selatan ini juga sebagai antisipasi titik rawan genangan serta pemeliharaan saluran air yang diprediksi akhir bulan Juli ini diselesaikan. Meskipun terkendala banyak utilitas dalam saluran. Namun bisa diatasi,” kata Imawan. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *