oleh

Diduga Peras Calon Kades, Dua Oknum Wartawan Dicokok Polisi

POSKOTA.CO – Dua oknum wartawan inisial IR dan AMS di Kabupaten Tangerang ditangkap polisi karena diduga melakukan pengancaman dan pemerasan terhadap calon  kepala desa.

Oknum wartawan itu tertangkap tangan oleh Tim Jatanras Polres Kota Tangerang pimpinan Iptu Dedi Riswandi di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (18/9/2021). Uang sebesar Rp 15 juta turut disita sebagai barang bukti.

Tak hanya meringkus kedua oknum wartawan media online lokal Radar24.com, petugas juga mengamankan DAF, pegawai honorer Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Tangerang.

Hingga kini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kota Tangerang. Para pelaku terancam jeratan pasal 368 KUHP dan atau 369 KUHP tentang pengancaman dan pemerasan dengan hukuman 5 tahun penjara.

“Benar ada penangkapan dua oknum wartawan dan pegawai honorer. Ketiganya masih diamankan di Mapolresta Tangerang,” kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (19/9/2021).

Informasi yang dihimpun, penangkapan dua oknum wartawan dan PNS Honorer terjadi setelah salah satu calon Kepala Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, BF (35) melapor ke polisi.

BF mengaku diancam dan diperas soal pemberitaan miring tentang dirinya yang dimuat di media online milik pelaku. Jika berita ingin dihapus, kedua oknum wartawan tersebut meminta uang Rp 15 juta. Apabila kesepakatan, tidak dipenuhi, maka beritanya akan dinaikan kembali.

Hingga akhirnya pada, Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku DAF menemui korban untuk mengambil uang yang telah disepakati. Bertepatan dengan itu, petugas pun langsung mengamankan oknum PNS honorer tersebut.

DAF mengaku disuruh IR dan AMS mengambil uang milik calon Kepala Desa Ranca Kelapa. Polisi kemudian menangkap IR di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa dan AMS di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang pada Minggu (19/9/2021) dinihari tadi. (imam/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *