oleh

Butuh Penataan Wilayah, Titik Pantau Adipura di Kemayoran Banyak Lapak Kaki-5 dan Parkir

POSKOTA.CO – Sejumlah perlintasan menuju titik pantau penilaian Adipura di wilayah Kecamatan Kemayoran memerlukan sentuhan kolaborasi dari seluruh stakeholder. Upaya tersebut bisa dilakukan dalam mendongkrak penilaian Adipura tahun 2022 ini.

Pantuan di lapangan dari 15 titik pantau Adipura di wilayah Kecamatan Kemayoran masih berantakan dan awut-awutan seperti banyak lapak Pedagang Kaki Lima (PK-5) dan lapak parkir di kawasan, Jalan Kemayoran Gempol hingga Jalan Dakota Raya, Kebon Kosong serta Jalan Sumur Batu Raya menuju Jalan Howitzer Raya memerlukan kerja keras dengan sentuhan penataan wilayah.

Sementara itu, Camat Kemayoran, Asep Mulyaman saat dihubungi mengatakan, ada 15 titik lokasi Adipura. “Karena pengarahan nya baru kemarin. Nanti kita bergerak, memang selama dua tahun ini tidak ada pembenahan wilayah sehingga jadi berantakan,” ucap Asep Mulyaman melalui sambungan telepon.

Dia berjanji untuk pembenahan akan segera dilakukan. “Yang dibenahi nanti tidak hanya titik pantau saja. Tapi menyeluruh termasuk, di LPS Ramah Lingkungan, Jalan Dakota Raya, Kebon Kosong, Kemayoran,” ujarnya sambil menambahkan, yang paling terbanyak titik pantau Adipura yaitu Sumur Batu diantaranya, Salter Kali Item, Howitser Raya, SMP 228, SMA 5, Kantor Kelurahan Sumur Batu dan perumahan RW 02 Jalan Intan.

Ditempat terpisah, Tokoh masyarakat, Budi menuturkan, penataan maupun pembenahan wilayah yang kumuh dan semrawut di wilayah Kecamatan Kemayoran semestinya dapat dilakukan secara rutin bukan karena ada penilaian Adipura. “Seharusnya memang pembenahan dan penataan wilayah kumuh dan semrawut itu dapat dilakukan secara rutin. Iya semua tergantung dari kemauan pamong nya merubah mindset,” tandasnya. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *