oleh

19 Adegan Reka Ulang Tewasnya Anggota TNI di Cimanggis

POSKOTA. CO – Sebanyak-banyaknya 19 adegang rekontruksi [reka ulang] dilakukan atas tewasnya anggota TNI, Sertu Yorhan Lopo oleh pelaku Ivan Victor Detham, 28, warga Pasar Minggu saat memberikan gambaran sebelum terjadinya penusukan di warung remang remang di kawasan Cimanggis, Kota Depok.

“Ada 19 adegan rekontruksi sebelum ditemukannya anggota TNI Sertu Yorhan Lopo di semakin semak dekat rumah korban oleh warga sekitar, ” kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Imran Edwin didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes dan anggota Jaksa Alfa Dera, Jumat (8/10).

Adegan rekontruksi yang dilakukan pelaku Ivan mulai dari adengan pertama hingga ke 9 dan 10 yang menimbulkan korban Seru Yorhan Lopo tewas akibat ditusuk dibagian dada oleh pelaku. Sebelum menusuk korban yang mencoba melarai adanya pertikaian antara Majer dan Adam akibat salah pengertian.

Dalam rekontruksi 1 dan 2 Majer dan Adam sempat berkelahi namun Majer mengeluarkan pisau dari balik bajunya dan sempat didamaikan warga lainnya yaitu Rodock dan Kaka Mona. Kemudian mereka berdamai dengan bersalaman dalam rekontruksi 3, 4 dan 5, kata Jaksa Alfa Dera.

Dalam situasi yang sudah damai mendadak Ivan datang dengan membawa senjata tajam dari balik bajunya kemudian mendatangi Adam dan langsung menusuk di bagian paha kanan Adam. “Tersangka Ivan datang, pisaunya disembunyikan. Langsung menusuk korban luka (Adam) ke arah paha kanan, begitulah adegan 6 dan 7, ” ujarnya.

Mendengar adanya teriakan minta tolong, korban Sertu Yorhan Lopo datang ke lokasi untuk melarai pertikain setelah Adam terkena tusukan di bagian paha oleh tersangka Ivan dan melarainya. Namun secara tidak terduga tersangka Ivan langsung menusuk bagian dada kiri korban Sertu Yorhan Lopo dalam rekontruksi ke 9 dan 10.

Akibat tusukan tersebut korban minta tolong warga sekitar dan menarik korban dari aksi pertikaian tersebut. Korban sempat minta bantuan warga sekitar Monang namun Monang tidak langsung membawa korban ke rumah sakit. Korban malah sempat berteriak minta tolong. “Tolong Beta Kena Tusuk! ” tutur saksi Monang dalam adegan ke 12. Serelah itu korban menghilang.

Kemudian warga Monang dan warga Tetri menemukan Sertu Yorhan Lopo dalam keadaan meninggal dunia di semak-semak. “Saksi Monang dan saksi Tetri mencari korban MD (meninggal dunia) dan menemukan di semak-semak. Korban ditemukan meninggal dunia,” kata penyidik saat membacakan adegan 19.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan Ivan sebagai tersangka. Ivan dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan/atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.