oleh

Saluran Mikro Petojo Mampet Tersumbat Tanah

POSKOTA.CO – Saluran mikro di, Jalan Tanah Abang I Petojo Selatan, Gambir persisnya terletak di depan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat belasan tahun dibiarkan tidak berfungsi.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Gambir, Satino membenarkan, bahwa saluran mikro disepanjang, Jalan Tanah Abang I hingga Jalan Kebon Jahe (Kober) dengan panjang kutang lebih 100 meter dengan lebar berukuran 70-80 cm sudah lama tidak berfungsi karena dipenuhi sendimen tanah hingga menyumbat saluran, jika musim penghujan jalan itu tergenang air.

“Saat ini satgas SDA Kecamatan Gambir sedang membuat crossing saluran air sekitar kurang lebih 12 meter, pada hari Minggu (6/12/2020) kemarin baru di mulai usulan dari Lurah Petojo Selatan,” ucapnya kepada POSKOTA, Selasa (8/12/2020).

Untuk proses pembuatan crossing saluran, kata Satino dengan cara digali dan dibobok menggunakan alat decker. “Semula saluran air itu memakai pipa paralon 3 cm, saat ini sudah diganti dengan pipa merek Maspion berukuran 10 cm sepanjang 4 meter dalam upaya penanganan genangan air di sekitar depan kantor Pemkot Jakarta Pusat,” jelas Satino sambil menambahkan, pembuatan crossing saluran seperti ini tiga hari kelar.

Ditempat terpisah, Lurah Petojo Selatan, Rahmat Hidayat ketika ditanya tentang saluran air tersebut membenarkan bahwa, pihaknya mengusulkan normalisasi saluran air tersebut dalam penanganan genangan air di sekitar kantor Pemkot Administrasi Jakarta Pusat.

“Saluran air Jalan Tanah Abang I hingga Jalan Kebon Jahe (Kober) kurang lebih 100 meter, sebelum saya menjabat sudah seperti itu,” ujar Rahmat Hidayat.

Saat ini, tambah Rahmat Hidayat sedang dikerjakan Satgas SDA Kecamatan Gambir. Aliran air ini mengalir dari pertemuan arah barat dan arah utara. Jadi ketemu aliran air nya di tikungan.

“Normalisasi atau membuat Crossing di tikungan ini, Jalan Kober V, karena saluran nya tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga kemarin hujan sebentar sempat meluap,” tukasnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *