oleh

Orang Tua Alami Gangguan Mental, Bayi 4 Bulan Gizi Buruk Meninggal Dunia

POSKOTA.CO – Akibat gizi buruk yang dialami, bayi berusia 4 bulan ini meninggal dunia. Kini hanya kesedihan yang dialami kedua orang tuanya yang tinggal di Kampung Pabangbon Baru, RT 01/12, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Gofur, bayi penderita gizi buruk yang meninggal pada Selasa (26/5/2020) malam, merupakan anak pasangan Rohman dan Nur Alawiyah.

Dari informasi yang didapat, kedua orang tua Gofur, diketahui mempunyai kondisi keterbelakangan mental.

Kelahiran Gofur yang merupakan anak kembar, awalnya sehat. Bahkan kelahirannya ditolong bidan.

“Mereka anak Kembar. Yang satu berat badannya saat lahir 2,5 kilogram, dan satu lagi 2,4 kilogram. Karena kondisi ekonomi kedua orang tuanya yang tak mampu, ada saudara bapaknya yang minta menjadi orang tua asuh, untuk merawat. Namun tidak diberikan oleh orang tua kandungnya,” kata dr Dede.

Dokter Dede yang bertugas di Puskesmas Leuwiliang mengatakan, bayi kembar ini juga diakui, dalam pertumbuhannya mengalami peningkatan berat badan yang normal.

Dikatakan dokter Dede, awal-awal ibunya rajin bawa anak kembarnya ke posyandu. Tiap bulan, si kembar mengalami pertumbuhan berat badan normal. Bahkan hingga Februari, masih datang ke posyandu.

Namun setelah bulan berikutnya, tidak pernah datang lagi ke Posyandu. Bidan desa dan kader sudah menyarankan, untuk pemeriksaan rutin, namun ibunya menolak dengan memberi alasan, jika anak kembarnya sehat-sehat saja.

Memasuki pertengahan Mei 2020, Nur Alawiyah, ibu si kembar menderita penyakit hepatitis, dan perutnya mulai membuncit serta mata kulitnya kekuning-kuningan. Pemberian air susu ibu (ASI) mulai terhenti pada anaknya.

Hal tersebut berdampak pada pertumbuhan Gofur. Walau sempat diberi susu kental manis, namun tidak menolong. Kondisi Gofur semakin menurun hingga akhirnya meninggal dunia.

Sebelum meninggal, pada hari Selasa (26/5/2020), Gofur sempat dibawa ke Puskesmas Leuwiliang guna pertolongan medis.

Dalam pemeriksaan oleh dr Dede, didapat keterangan jika Gofur mengalami dehidrasi. Ia lalu dirujuk ke RSUD Leuwiliang.

Namun setelah surat rujukan keluar, kedua orang tuanya tidak membawa ke RSUD Leuwiliang, melainkan membawa pulang ke rumahnya.

“Gofur akhirnya meninggal dunia pada hari Selasa malam,” ungkap dokter Dede. (ymd)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *