JAKARTA – Suasana penuh semangat dan nuansa Merah Putih mewarnai Kantor Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di Jalan Imam Bonjol No. 58, Jakarta, Rabu (26/8/2026). KOWANI menggelar Gebyar Kemerdekaan RI ke-81 yang diisi dengan aksi nyata mulai dari eksplorasi pangan lokal, gerakan kesehatan perempuan, hingga penguatan jaring ketahanan keluarga.
Acara dibuka langsung Ketua Umum KOWANI Periode 2024–2029, Ny. Nannie Hadi Tjahjanto, SH. “Perayaan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremonial belaka, melainkan harus diterjemahkan menjadi gerakan yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Nannie di hadapan ratusan jajaran pengurus dan perwakilan organisasi perempuan.
Kemerdekaan bukan hanya untuk memperingati 17 Agustus saja. “Tetapi harus diisi dengan karya, persatuan dan kebersamaan, serta semangat untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” tegas Nannie.
Khususnya bagi kaum perempuan, katanya, ayo terus mengambil peran dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa. “Perempuan Indonesia harus menjadi sumber kekuatan, inspirasi dan keteladanan dalam menjaga persatuan serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” lanjutnya. Semangat kemandirian pangan diwujudkan secara konkret melalui lomba memasak kreatif berbahan dasar tempe dan ikan serta lomba menghias tumpeng.
Deretan organisasi perempuan seperti Dian Kemala, Ikapurna, Ibu-Ibu Anak-Anak Langit, Yatnawati, Wanita PUI, PIKAT, PEPEKRAF, Perwanas, hingga Cahaya Landara Nusantara unjuk kebolehan mengolah hidangan khas nusantara.
Guna menjamin keandalan dan kualitas penilaian, proses penjurian melibatkan langsung Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI). Tak hanya berkompetisi, KOWANI juga membagikan tempe dan bibit tanaman buah kepada warga sekitar untuk mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga secara berkelanjutan.
Di sektor kesehatan, KOWANI menggelar vaksinasi HPV dan pemeriksaan kesehatan dengan harga terjangkau, diselingi kemeriahan lomba senam dan line dance. Bagi KOWANI, kesehatan fisik perempuan adalah modal utama pembangunan. “Perempuan harus sehat dan kuat. Kalau perempuan sehat, produktif dan berdaya, maka keluarga dan masyarakat juga akan mendapatkan manfaatnya,” ujar Nannie.
Kemeriahan acara turut didukung oleh mitra swasta, salah satunya Maspion Group Divisi Maxim. Anwar selaku Marketing Communication Maspion Group Divisi Maxim menyampaikan bahwa momentum ini menjadi ruang yang sangat relevan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya kaum ibu.
“Kami ingin memperkenalkan beberapa brand kami. Maxim merupakan brand yang dimiliki Maspion Group dan sudah lama hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkenalkan produk dan brand yang kami miliki,” ungkap Anwar di sela-sela sesi cooking demo dan games.
Menutup rangkaian acara, Nannie mengapresiasi seluruh panitia, tim juri, relawan, serta mitra seperti Maxim dan Maison Bleu. Berbekal jaringan 129 organisasi perempuan di bawah naungannya, KOWANI siap terus mengawal isu-isu krusial di masyarakat.
“Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku pembangunan. KOWANI siap menjadi mitra pemerintah untuk memperkuat perempuan, keluarga dan masyarakat. Mari kita isi kemerdekaan dengan karya, kebersamaan dan kontribusi nyata,” tutup Nannie. (aga/jo)








Komentar