BOGOR – Seorang lanjut usia (lansia) bernama Kurniati (60) meninggal dunia saat mengantre untuk mengambil bantuan pangan berupa beras di Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (24/8/2026).
Lurah Menteng, Rachmadi, mengatakan Kurniati merupakan warga yang datang untuk mengambil bantuan pangan dari pemerintah.
“Yang bersangkutan pada saat ikut antrean pengambilan bantuan pangan dari pemerintah, yaitu berupa beras,” kata Rachmadi kepada wartawan di Menteng Asri, Senin.
Menurut Rachmadi, saat nomor antrean Kurniati dipanggil, kondisi lansia tersebut sudah terlihat lemas.
Pihak kelurahan kemudian membawa Kurniati ke dalam kantor kelurahan untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Kurniati sempat pingsan dan tidak sadarkan diri. Petugas kelurahan kemudian memberikan pertolongan awal dengan memberikan minyak angin dan air minum.
Namun, karena kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihak kelurahan membawa Kurniati ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.
Setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit, Kurniati dinyatakan telah meninggal dunia.
“Setelah di sana, ternyata hasil pemeriksaan dari RSUD pun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap warga kami ini, ternyata memang kondisinya sudah dinyatakan meninggal dunia,” ujar Rachmadi.
Rachmadi menuturkan, pihak Kelurahan Menteng sebelumnya telah memberikan imbauan agar warga lansia yang menjadi penerima manfaat dapat mewakilkan pengambilan bantuan pangan kepada anggota keluarga atau pihak lain.
Kurniati sendiri, kata dia, biasanya menitipkan pengambilan bantuan kepada Ketua RT 01/RW 11.
Namun, pada pembagian bantuan kali ini, Kurniati memilih datang sendiri meski telah ditawarkan agar pengambilannya diwakilkan.
“Tapi untuk hari ini kebetulan Pak RT-nya juga tadi menjelaskan bahwa yang bersangkutan ditawarkan untuk diwakilkan pengambilannya, namun yang bersangkutan ingin mengambil sendiri,” jelasnya.
Rachmadi memastikan proses antrean pengambilan bantuan pangan di Kelurahan Menteng berlangsung normal.
Menurutnya, warga tidak berdesakan karena pengambilan bantuan dibagi dalam beberapa sesi.
Pihak kelurahan juga menyediakan tempat duduk khusus bagi warga lansia untuk mengantisipasi mereka tidak kuat berdiri terlalu lama.
“Antrean juga kan masih cukup normal ya, karena kita bagi per sesi. Kemudian juga untuk lansia ada bangku untuk duduk, takutnya lansia tidak kuat berdiri, makanya kita kasih bangku,” kata Rachmadi.
Pihak kelurahan pun mengingatkan kembali agar penerima bantuan yang sudah lanjut usia mempertimbangkan kondisi fisiknya dan memanfaatkan opsi pengambilan bantuan melalui perwakilan. (yd/fs)








Komentar