oleh

Jaring Bibit Atlet Unggul Jalasena, 1.400 Prajurit TNI AL Beradu Tangkas di PORAL 2026

JAKARTA – Guna menjaring bibit atlet terbaik sekaligus mengasah fisik dan mental prajurit, TNI Angkatan Laut resmi menggelar Pekan Olahraga TNI Angkatan Laut (PORAL) Tahun 2026. Ajang multi-event bergengsi ini dibuka langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Lapangan Trisila, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/07/2026) pagi.

​Mengusung tema untuk mewujudkan prajurit Jalasena yang unggul, kompetitif, disiplin, dan berintegritas, PORAL 2026 menjadi panggung strategis bagi para prajurit untuk menunjukkan bakat terbaik mereka. Upacara pembukaan pun berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Pejabat Utama Mabesal dan para Pejabat Komando Utama (Kotama) TNI AL.

Dalam amanatnya saat memimpin upacara, Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa PORAL bukan sekadar ajang rutinitas tahunan, melainkan instrumen penting dalam membentuk karakter prajurit laut yang tangguh. Kasal mengingatkan bahwa di tengah dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks, kekuatan fisik yang prima dan mental kompetitif merupakan modal utama yang harus dimiliki setiap prajurit Jalasena.

Lebih lanjut, Laksamana Muhammad Ali menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan memelihara jiwa korsa selama kompetisi berlangsung. M. Ali berharap lewat ajang inilah pembinaan olahraga di setiap satuan dapat dievaluasi secara objektif, sekaligus menjadi momentum penting untuk menjaring talenta terbaik yang siap diterjunkan membawa nama baik TNI AL di tingkat yang lebih tinggi.

​Usai upacara pembukaan, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul, M.Han., memberikan keterangan pers kepada media di area doorstop. Kadispen Koarmada RI, Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah (kiri), Kadispenal Laksamana Tunggul (tengah) dan Ketua Panitia Poral 2026, Kolonel (Mar) Erwin Ramadhan. ., Laksma TNI Tunggul membeberkan detail kompetisi yang akan berlangsung selama empat hari ke depan hingga 16 Juli 2026 ini.

​”Ada lima cabang olahraga utama yang dipertandingkan, yaitu sepak bola, bola voli, tenis lapangan, tenis meja, dan bulu tangkis.” ujar Kadispenal Laksma TNI Tunggul di hadapan awak media.

​Lebih dari 1.400 personel—mencakup atlet, pendukung, official, hingga pelatih—terlibat aktif dalam ajang ini. Mereka merupakan perwakilan dari sembilan satuan Kotama TNI AL, di antaranya Mabesal, Koarmada RI, Kodiklatal, Pushidrosal, Kormar, Kolinlamil, Seskoal, Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Puspenerbal. Total hadiah yang diperebutkan pun terbilang fantastis, yakni mencapai Rp120 juta.

​Menariknya, saat sesi tanya jawab, awak media sempat mempertanyakan absennya cabang olahraga khas militer seperti renang militer ataupun menembak dalam ajang PORAL kali ini. Menanggapi hal tersebut, Laksma TNI Tunggul memberikan penjelasan yang lugas.

​”Untuk PORAL kali ini, kita memang memaksimalkan olahraga permainan yang sifatnya kerja sama tim. Tujuannya jelas, selain membina kemampuan fisik untuk menunjang kedinasan, ajang ini menjadi wadah silaturahmi guna memperkokoh soliditas dan jiwa korsa antar-kontingen,” urai Kadispenal.

Sementara untuk kemampuan dasar prajurit seperti menembak dan renang militer, ia menegaskan bahwa hal tersebut sudah diwadahi secara khusus dalam lomba pembinaan antar-satuan yang berbeda.

​Ajang tahunan ini merupakan fase krusial bagi TNI AL untuk menjaring dan mempersiapkan atlet-atlet tangguh yang nantinya akan diterjunkan pada event berskala lebih besar, yakni Piala Panglima TNI tahun 2026 mendatang. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, TNI AL optimistis dapat melahirkan bibit prestasi baru yang tidak hanya bersinar di kancah nasional, namun juga mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. (aga/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *