oleh

Tergerus Disharmonisasi, Pemdes Benda Luragung Diduga Mangkir Tugas

KUNINGAN-Hampir seluruh aparatur pemerintah desa di Benda, Kecamatan Luragung, Kuningan, Jawa Barat, diduga mangkir tugas dalam beberapa hari terakhir ini. Hal tersebut disinyalir terjadi akibat adanya disharmonisasi diantara komponen perangkat desa dengan kepala desanya dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan.

Ketika POSKOTAONLINE.COM, berkunjung ke Balai Desa Benda, Jum’at (28/11/2025) pagi, mendapati ruangan gedung pusat pemerintahan desa dalam kondisi kosong. Tidak ada satu orang pun perangkat desa ditemui di lokasi.

“Iya dari pagi tidak ada yang datang Pak,”ucap penjaga kantor balai desa saat ditanya POSKOTAONLINE.COM.

Melihat fakta tersebut, media ini mencoba mengonfirmasi Kepala Desa Benda, Dian Nurdiana, melalui sambungan telepon. Namun tidak bisa tersambung.

Sementara itu, salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak disebut, saat bertemu POSKOTAONLINE.COM, mengatakan, sebagai masyarakat merasa prihatin mengetahui kondisi dimaksud.

“Belakangan ini kami masyarakat sering sekali mendengar permasalahan demi permasalahan yang terjadi pada tubuh pemerintahan desa,”ujarnya.

Disebutkannya, mulai dari beredarnya kabar pengunduran diri beberapa anggota BPD, persoalan proyek pembangunan di desa, sampai adanya kabar proses hukum di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan, nampaknya belakangan ini situasi dan kondisi penyelenggaraan pemerintahan desa sedang tidak baik-baik saja.

“Saya selaku masyarakat sangat prihatin dan kecewa dengan keadaan seperti ini, terlebih lagi sekarang kabarnya perangkat desa sampai mogok kerja,”singgungnya.

Terpisah, Plt.Camat Luragung, Denny Rosmayadi, S.STP.,M.Si, mengungkapkan, persoalan yang terjadi di tubuh Pemerintah Desa Benda sudah diketahui pihaknya.

“Kami dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Luragung (Muspika-red) dalam waktu dekat sudah mengagendakan untuk melakukan langkah pembinaan ke seluruh jajaran pemerintah desa setempat (Pemdes Benda-red),”jelasnya.

Camat Denny berharap, agar persoalan ini bisa segera diselesaikan, jangan sampai berlarut-larut dan menimbulkan kerugian untuk masyarakat.

“Insya Allah mulai besok aparatur pemerintah desa sudah siap kembali bekerja melayani masyarakat, sekalipun hari libur ada kegiatan program bantuan pangan,”pungkasnya dalam pesan chat WA. (Cep/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *