oleh

Kampanyekan Program Gemarikan, Capai Target Ribuan Anak-anak di Jakarta Timur Diajak Gemar Makan Ikan

JAKARTA – Pemkot Jakarta Timur berhasil menyasar ribuan anak-anak di wilayahnya untuk gemar memakan ikan sepanjang tahun ini. Tercatat, 4.000 anak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) yang sudah disasar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Fauzi mengatakan, pihaknya sudah kampanyekan program Gemarikan kepada 2.400 siswa PAUD dan TK. “Siswa SD itu di hari terakir kampenye ini sebanyak 1.600 yang sudah menjadi sasaran Gemarikan di tahun 2025,” kata Fauzi, yang dikutip Rabu (10/9).

Menurut Fauzi, kegiatan ini menjadi salah satu edukasi kepada para siswa dan orangtua agar selalu makan ikan. Ia pun berharap, setelah siswa gemar makan ikan, maka masalah stunting di wilayah Jakarta Timur bisa di atasi dan cepat terselesaikan.

“Sehingga nanti mereka akan menjadi generasi Indonesia emas di tahun 2045. Kalau tadi kita lihat sample ya, siswa SD kelas 3 usianya 10 tahun, kalau nanti di 2045 usianya 30 tahun dan itu sedang produktif-produktifnya,” ujar Fauzi. 

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Timur Jakarta Timur, Taufik Yulianto menambahkan, kampanye Gemarikan bertujuan memberikan kesadaran kepada masyarakat terkait pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein tinggi, serta mengatasi stunting.

“Kegiatan hari ini menjadi yang terakhir di tahun 2025 dengan sasaran sekolah dasar. Seluruh peserta yang hadir diberikan satu paket goodie bag berisi ikan bandeng presto utuh, bakso ikan, dan siomay ikan,” ungkapnya.

Taufik menyatakan, pihaknya akan sama-sama kampanye gemar makan ikan bersama Sudin Kesehatan dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Jakarta Timur. Ia berharap, masyarakat khususnya para orangtua memberikan lauk pauk ikan kepada anak-anaknya di rumah. “Selanjutnya kami akan terus menatau supaya anak-anak tetap makan ikan melalui guru dan komite sekolah,” tukasnya. (Ifand/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *