JAKARTA -Pembangunan WC komunal di wilayah yang belum menerapkan Open Defecation Free (ODF) atau tidak buang air besar sembarangan, merupakan salah satu program prioritas pembangunan Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat di tahun 2026.
Hal tersebut diungkapkan Lurah Sukabumi Selatan, Abdul Rosid dalam sidang kelompok Musrenbang kecamatan terintegrasi kelurahan tahun 2025 di aula kantor Kelurahan Sukabumi Selatan, Rabu (12/2/2025). Hadir Wakil Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, para ketua RW, RT, LMK, perwakilan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan lain-lain.
Abdul Rosid menyatakan saat ini masih ada beberapa RT yang warganya masih buang air besar sembarangan (BAB). Kondisi ini tentu sangat tidak baik karena sangat mengganggu kesehatan lingkungan dan bisa menimbulkan penyakit. “Sebagai upaya penanganannya adalah dengan membangun WC komunal,” katanya.
Program prioritas lainnya untuk pembangunan tahun 2026 yaitu percepatan pembangunan sheetpile dan normalisasi Kali Sekretaris, mengingat selama ini di sebagian permukiman warga masih banjir saat terjadi hujan deras akibat luapan Kali Sekretaris.
“Prioritas lainnya menurunkan angka stunting, karena di Kelurahan Sukabumi Selatan masih terdapat anak Balita yang pertumbuhannya kurang bagus,” ucap Abdul Rosid.
Lurah Sukabumi Selatan menambahkan dalam sidang kelompok ini membahas 35 usulan program pembangunan dari hasil rembuk RW. Di mana terdiri dari 20 usulan ditujukan ke Sudin Sumber Daya Air, sebanyak 14 usulan ke Sudin Bina Marga dan satu usulan ke Sudin Perhubungan.
Sementara itu, Wakil Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi meminta agar dalam mengusulkan program pembangunan tidak hanya fokus pada fisik, namun pembangunan sumber daya manusia juga perlu diperhatikan. Misalnya pelatihan-pelatihan ketrampilan bagi anak-anak muda, sehingga bisa menjadi bekal untuk mencari kerja atau berwiraswasta.
“Usulan jangan hanya pembangunan fisik tapi juga sumber daya manusianya. Ajukan usulan untuk pelatihan-pelatihan kerja bagi anak-anak muda atau karang taruna,” ungkapnya. (ta)







Komentar