JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta dinilai telah berhasil melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sehingga pada akhir pekan kemarin tidak terjadi hujan deras secara ekstrem. Modifikasi tersebut dilakukan sebanyak lima kali pada hari Sabtu dan Minggu yang mana curah hujan bisa dialihkan ke laut.
Sekretaris Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat menjelaskan, operasi OMC yang digelar pihaknya bersama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan PT Songo Aviasi Indonesia (SAI) merupakan upaya antisipasi banjir akibat tingginya curah hujan dalam waktu lama seperti yang diperkirakan BMKG.
“Operasi dilakukan oleh Tim OMC naik pesawar terbang lalu menaburkan garam atau biasa disebut semai terhadap gumpalan awan yang menjadi target. Tujuannya, supaya awan tersebut segera menjadi hujan di area yang diinginkan, terutama di kawasan laut. Setiap penyemaian dilakukan penebaran garam sekitar 800 kilogram ke awan di ketinggian 8.000 hingga 11.000 kaki,” kata Marulitua di Jakarta, Senin (9/12).
Menurutnya, OMC yang dilakukan BPBD) DKI dimulai Sabtu (7/12) hingga Senin (9/12) pagi, berhasil meredistribusi hujan di wilayah Jakarta sehingga tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi berkepanjangan di suatu kawasan. “Sehingga bencana dampak dari hujan deras yang turun dalam waktu lama di DKI Jakarta bisa diminimalisir,” jelas Marulitua.
Dilanjutkan Maruli, selama dua hari pelaksanaan penyemaian, Sabtu (7/12) dan Minggu (8/12), dilakuan ke sejumlah lokasi. Di antaranya kawasan Laut Selatan Banten, Laut Jawa dan kawasan Serang Banten, serta sekitar laut DKI Jakarta.
Diharapkannya, kegiatan OMC ini benar-benar bisa memodifikasi cuaca agar tidak terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi dalam waktu lama di sebagian besar kawasan DKI Jakarta, seperti prakiraan BMKG.
Ketua Subkelompok Urusan Pengendalian dan Operasi BPBD DKI Jakarta, Muhamad Thoufiq Hidayatuloh menambahkan selama dua hari pelaksanaan OMC melakukan lima kali penerbangan untuk melakukan penyemaian. “Rinciannya, pada Sabtu dilakukan satu kali sesi penerbangan dan Minggu sebanyak empat penerbangan,” jelasnya.
Setiap harinya, penerbangan untuk melakukan penyemaian dalam OMC dilaksanakan mulai pukul 07.00 pagi hingga sore sekitar pukul 17.40, sesuai prakiraan dan pengamatan terhadap cuaca yang dilakukan BMKG. “Resume sementara kegiatan upaya mengurangi dinamika pertumbuhan awan dan berpotensi hujan yang masuk ke Jakarta telah terlaksana dengan optimal,” tandasnya. (jo)







Komentar