DEPOK – Upaya memberikan pelayanan dan pencegahan musibah kebakaran yang terjadi di masyarakat khususnya warga Kota Depok.jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Depok terus berupaya memberika pelayanan terbaik.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan baik musibah kebakaran, penebangan pohon dan lainnya ke masyarakat,” kata Kepala DPKP Kota Depok, Adnan Mahyudin didampingi Ketua PWI Depok Rusdy Nurdiansyah saat silahturahmi ke kantor PWI Depok, Jumat (19/7).
Program tersebut sudah masuk dalam anggaran tahun 2025 dengan membangun dua pos pemadam kebakaran yaitu di wilayah Bedahan, Kecamatan Sawangan dan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari.
Penambahan dua pos pemadam kebakaran dalam upaya memberikan pelayanan ke masyarakat yang terkena musibah kebakaran dan memgurangi tingkat kerugian yang dialami masyarakat terkena musibah.
Menurut dia, memang idealnya di setiap kecamatan memiliki satu pos pemadam kebakaran namun walau pun hanya memiliki lima Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Damkar tapi tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik.
Jika telah terbangun pos Damkar tentunya akan dilengkapi satu unit mobil komando dan satu unit mobil Damkar yang berisi air 1000 liter semua sudah diajukan ke Propinsi Jawa Barat, ujarnya yang menambahkan tentunya nanti akan ada penambahan personil baru di dua pos Damkar tersebut.
Selain melengkapi sarana yang ada dengan berupaya memperbaiki dan merawat fasilitas yang dimiliki secara rutin tentunya jika ada onderdil yang rusak harus diganti, turuenya termasuk setiap anggota yang membawa mobil Damkar juga dilengkapi kartu seperti E Tol untuk mengisi bahan bakar di pompa bensin.
“Jadi tidak betul kalau bahan bakar kosong saat mobil Damkar ingin membantu memafamkan api di suatu tempat,” tegasnya. (anton/fs)







Komentar