oleh

Memilih Presiden Rakyat Melihat Hasil Kinerja Nyata

POSKOTA. CO – Pemilihan umum yang akan dilaksanakan secara serentak pada tahun 2024 mendatang dimana pemilihan presiden, DPR/DPD, Gubernur, Walikota/Bupati akan dijalankan secara bersamaan di seluruh Indonesia.

Partai politik kini mulai memanaskan mesinnya dalam upaya menggaet dukungan khalayak untuk menginvestasikan segala daya, modal, dan kemampuan mereka untuk meramaikan Pemilu yang akan berlangsung 2,5 tahun lagi.

Membicarakan mengenai siapa pasangan calon pemimpin nasional untuk masa depan Indonesia pasca habis masa jabatan Presiden Jokowi, sangat menarik.

Bagi partai politik, menggaet suara rakyat mulai dilakukan. Tidak hanya partai politik, relawan yang mengidolakan figur tertentu, juga kian masif melakukan deklarasi dukungannya.

Media sosial yang menyebarkan kinerja kepala daerah, juga kian menghiasi dunia maya. Bahkan obrolan rakyat di warung kopi, mulai terdengar beberapa calon yang memiliki elektabilitas maupun kekuatan untuk mengarungi pemilu 2024.

Rakyat kecil dibawah selalu melihat tokoh dari kinerjanya dan bukan lagi dari bagaimana mereka pintar berbicara guna memperoleh dukungan.

Masyarakat kini seolah-olah belajar dari kesalahan. Rakyat akan cenderung lebih berhati-hati dalam memilih pemimpin. Pemerintahan yang good governance merupakan keinginan semua orang, namun sangat sedikit persentase pemerintahan di Indonesia yang mengarah kesana. Sisanya masih ada yang berjalan di tempat, bahkan menunjukan kemunduran daerahnya.

Gama Andrea, Ketua Umum DPP BRIGADE (Barisan Ganjar Terdepan) mengatakan,
deklarasi yang di lakukan hari ini, merupakan jawaban atas kehendak rakyat yang memimpikan pemimpin nasional yang merakyat dan mau bekerja keras.

“Deklarasi Brigade ini untuk memberi pemahaman bagi rakyat, bahwa sosok yang tepat menggantikan pak Jokowi di 2024 hanya satu orang. Figur itu adalah Ganjar Pranowo,” kata Gama dilokasi deklarasi di Jalan Ciremai Nomor 12, Kota Bogor Sabtu (22/1/2022).

“Deklarasi DPP BRIGADE mengambil tempat di kota hujan ini dengan harapan, dari Bogor, Ganjar Pranowo akan selangkah lagi menuju Istana,”kata Gama.

Menurutnya, sosok Ganjar yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, adalah pemimpin yang mau bekerja keras untuk rakyat.

Prestasi Ganjar dalam membangun Jawa Tengah, sangat baik. Tiga bandara mampu dibangun dalam tujuh tahun masa kepemimpinannya.

Gama berharap, melalui deklarasi Brigade ini, akan menaikan popularitas Ganjar di kalangan milenial.
Guna mencapai tujuan ini, Brigade kini sudah membentuk kepengurusan di tingkat DPD (propinsi) serta DPC di tingkat kota/kabupaten.

Bagi Gama, berbagai lembaga survei kredibel selalu menempatkan Ganjar Pranowo di tiga besar bursa Capres menandakan bahwa, rakyat ingin pemimpin yang mau bekerja dan bukan pemimpin yang hanya berkata-kata.

Brigade menurut Gama meminta PDI Perjuangan, partai tempat Ganjar Pranowo berkarya, untuk melihat realita dukungan rakyat dengan mencalonkan Ganjar Pranowo untuk maju pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Ganjar adalah pejabat daerah yang konsisten menentang radikalisme dan intoleran. Pakta integritas yang dibuat untuk seluruh ASN Jateng itu, sangat bagus,”papar Gama.

“Brigade tidak bisa mencalonkan pak Ganjar menjadi calon presiden, karena bukan partai politik. Tapi kami relawan adalah rakyat Indonesia yang punya hak untuk menentukan sosok pemimpin nasional. Dan sosok yang kami usung adalah pak Ganjar. Dia pekerja keras. Dia visioner. Programnya jelas. Dia merakyat. Dan yang utama, dia pemimpin yang punya integritas,” ujar Gama. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *