POSKOTA. CO – Masih adanya sejumlah program pembangunan yang masih kurang dirasakan masyarakat terlebih di daerah perbatasan Kota Depok dan DKI Jakarta membuat H. S. Purnomo siap berkontribusi lebih banyak lagi agar Kota Depok lebih baik dimasa mendatang terlebih menjadi jembatan menyampaikan keluhan dan kebutuhan masyarakat daerah pinggiran.
Berbagai kegiatan pembangunan di Kota Depok kurun waktu dua puluhan tahun memang begitu pesat namun hanya terdapat di pusat Kota Depok saja belum dirasakan masyarakat pinggiran seperti kawasan Cinere, Limo, Gandul, Pangkalan Jati, Beji dan wilayah pinggiran lain di Kota Depok, kata H. S. Purnomo, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPC Kota Depok, Jumat (14/1).
“Untuk ukuran dunia politik terlebih di Kota Depok mungkin dirinya masih dianggap anak bawang namun bagi relawan partai pengusung Pilpres maupun Pilkada lumayan cukup dikenal, ” ujarnya yang sebelumnya sama sekali tidak berniat masuk dunia politik melalui salah satu partai di Indonesia walaupun sebelum masuk hampir seluruh partai berusaha meminang dirinya masuk di pengurusan.
Masuknya dirinya menjadi anggota satu partai politik yaitu PPP di Kota Depok, imbuh dia, yang mengaku adik kelas Presiden Joko Widodo saat bersekolah di SMP N 1 Solo siap berkontribusi untuk membangun Kota Depok lebih baik lagi bersama seluruh pengurus, anak cabang dan ranting PPP Depok serta khususnya masyarakat Depok secara menyeluruh.
“Wilayah perbatasan Depok – Jakarta seperti Cinere, Limo, Gandul bahkan daerah perbatasan lain masyarakatnya mengaku dianaktirikan dalam pembangunan, ” tuturnya yang sempat menjadi Ketua Relawan Pemenangan Pradi – Afifah saat Pilkada Depok beberapa waktu lalu.
Masalah pendidikan, kesehatan dan UMKM dirasakan masih belum maksimal ditangani sebagai contoh kehadiran sekolah negeri khususnya Madrasah Negeri, SMP Negeri dan SMA Negeri di Cinere, Gandul dan Beji masih kurang. “Masyarakat kurang mampu membutuhkan itu akibatnya jangan disalahkan jika warga ber KTP Depok banyak memilih sekolah negeri di DKI Jakarta, ” katanya termasuk ketersediaan Puskesmas dan penangganan warga yang memiliki usaha atau ekonomi lemah ke bawah.
Untuk UMKM di kawasan Pangkalan Jati atau Gandul saja, ujarnya dari data yang diperoleh bisa mencapai ribuan orang tapi sampai saat ini yang mendapatkan bantuan kucuran dana bisa dihitung dengan jari tangan itu pun yang menerima buka orang yang memiliki usaha atau pedagang. Melihat hal itu dirinya bertekat ingin membantu masyarakat Depok tentunya melalui sarana partai di PPP.
Memilih menjadi salah satu pengurus DPC PPP Kota Depok tentunya banyak mendapatkan tantangan terlebih diakuinya dirinya sempat menjadi Ketua Tim Relawan Pemenangan pasangan Pradi -Afifah dalam Pilkada Kota Depok beberapa waktu lalu dan secepatnya membubarkan tim relawan yang ada di 48 titik di Kota Depok dalam waktu dekat. (anton)







Komentar