oleh

WARGA BENGKULU HIDUPKAN LAGI BUDAYA GOTONG ROYONG

walhaPOSKOTA.CO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, bertekad menghidupkan kembali budaya gotong royong yang semakin ditinggalkan oleh masyarakat termasuk pegawai negeri sipil di daerah itu.

“Kami akan menghidupkan kembali budaya gotong royong karena saat ini jangankan masyarakat, pegawai negeri sipil (PNS) saja kurang berminat,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Mukomuko Badi Uzaman di Mukomuko, Minggu.

Badi Uzaman mengatakan hal itu dalam rangka daerah itu memperingati hari pencanangan bulan bhakti gotong royong di Desa Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, Rabu (27/8).

Menurut dia, meskipun pencanangan bulan bhakti gotong royong di Desa Ranah Karya namun pada hari itu seluruh wilayah di daerah itu memperingati hari yang sama di wilayahnya masing-masing.

“Setiap tahun pelaksanaan acara puncaknya giliran setiap desa, dan tahun ini dapat di Desa Ranah Karya. Tetapi pelaksanaannya merata se kabupaten ini,” ujarnya lagi.

Menurut dia, tidak hanya sebatas peringatan saja, tetapi pemerintah setempat akan berusaha mengajak dan mengingatkan kembali kepada masyarakat dan PNS tentang budaya gotong royong.

Karena, kata dia, dari sejak dahulu gotong royong itu merupakan budaya lama nenek moyang di daerah itu, selain melaut.

Ia menerangkan, bahwa tidak semua masyarakat setempat yang meninggalkan budaya gotong royong, tetapi kebanyakan sudah meninggalkan budaya tersebut.

Menurut dia, pemerintah setempat dan semua pihak di daerah itu punya tanggung jawab yang sama untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *