oleh

TAK DIBELIKAN MOTOR SISWA SMA GANTUNG DIRI

ilustrasi
ilustrasi

POSKOTA.CO – Muhamad Baduwi,17, pelajar SMA nekad gantung diri di rumahnya Jl Margahayu 3, Kel. Margahayu Bekasi Timur, Rabu (29/6) karena tak dibelikan sepeda motor.

Mayat korban ditemukan Sururi,42, ayah M. Baduwi usai belanja keperluan jualan nasi goreng. Seperti biasa setelah pulang berbelanja, pedagang nasi goreng ini minta bantuan anaknya untuk menurunkan belanjaannya.

Namun Baduwi, tidak kelihatan, “Kamar atas lampunya nyala,” ujar Saluri, kepada Polisi dan setelah dicek dirinya melihat sang anak sudah tergantung dengan tali tambang plastik warna kuning yang diikatkan dengan tambang besar ke kaso.

Saluri kemudian meminta bantuan Abdul Muklis, 43, untuk menurunkan korban, namun kondisinya sudah tewas.

Iptu Evi Padma, Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, mengatakan motif korban nekat gantung diri, karena keinginannya minta dibelikan sepeda motor tidak dipenuhi, “Sehari sebelumnya, korban minta dibelikan sepeda motor untuk sekolah,” ujar Iptu Evi, setelah mendengar keterangan orang tua korban.

Karena keuangan keluarga ini belum cukup, orang tuanya menolak, namun penolakan itu membuat Baduwi, diam sepanjang hari dan ditemukan tergantung malam harinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *