oleh

Polda Tunggu Hasil Mediasi

hakim seputih cinta melatiPOSKOTA.CO-Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya memberikan kesempatan kepada pihak SMAN 9, Ciputat Tangerang Selatan, Banten untuk melakukan mediasi dengan keluarga CE(16), korban yang menjadi pelecehan yang diduga dilakukan oleh kakak kelasnya berinsial IAS.

“Mediasi kita berikan peluang, itu tergantung peran guru dan Kepsek. Tetapi proses penyidikannya tetap dilakukan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin(18/8).

Rikwanto mengatakan, penyidik akan memeriksa dan memintai keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kasus tersebut. “Kita panggil dari antara mereka yag paling dekat saat kejadian,” tutur Rikwanto.

Sebelumnya, JS,37, bersama putrinya CE mendatangi sentra pelayanan kepolisian terpadu(SPKT) untuk melaporkan kakak kelas CE beirnsial IAS dan sejumlah siswa lainnya terkait tidakan telapor yang merobek bajunya, mengakibatkan dua kancing baju dilepas.

Tidak sampai disitu, terlapor, dan teman-temannya juga sempat mencoret-coter baju korban, dengan kata-kata senonoh, yang membuat korban malu dan sempat menangis.Dalam laporan Nomor TBL 2878/VIII/2014/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 15 Agustus 2014.

Akibatnya, terlapor dijerat dengan Pasal 82 UU RI No 23 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 281 KUHP tentang Kejahatan terhadap Kesopanan.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *