oleh

PETUGAS KESEHATAN TELADAN HARAPKAN PERHATIAN PEMERINTAH

PNSPOSKOTA.CO – Petugas kesehatan teladan tingkat nasional mengharapkan perhatian Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, agar mereka bisa meningkatkan kualitas pelayanannya di masa mendatang.

“Perhatian yang kami maksud bukan pemberian materi atau uang, tetapi paling tidak pengakuan dari pemerintah daerah. Bila ada kegiatan nasional atau internasional yang membutuhkan tenaga medis, mohon kami dilibatkan, seperti petugas kesehatan haji,” kata Dadang Istoqo, seorang tenaga paramedis Puskesmas Andoolo, Senin.

“Saya bekerja sebagai pelayanan kesehatan masyarakat dengan penuh waktu dan tetap enjoy, bahkan waktu untuk ‘refreshing’ saja hampir tidak ada,” kata dr Asmawati, seorang dokter teladan nasional di kantor Dinas Kesehatan Andoolo.

Asmawati menyandang predikat petugas kesehatan teladan nasional atas dedikasinya bertugas di daerah terpencil dan rela mengorbankan waktu 1×24 jam untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Sebagai satu-satunya dokter, dirinya selalu dibebani tugas-tugas pelayanan kesehatan baik itu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), dokter UGD hingga pelayanan di seluruh poliklinik.

Inilah yang membuat alumni Fakultas Kedokteran UMI Makasar itu dianugerahi penghargaan sebagai petugas kesehatan teladan nasional tahun 2001.

Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI belum cukup membuat bangga karena penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan belum ada sama sekali.

Selain dokter Asmawati, juga Peter Zakharia dinobatkan sebagai petugas kesehatan teladan nasional dari kategori petugas promosi dan penyuluh kesehatan tahun 2013.

Sebagai petugas kesehatan di Puskesmas Lalembuu, Pether mampu meyakinkan masyarakat untuk peduli kesehatan, termasuk mampu membangun bank darah di Puskesmas Lalembuu.

Manfaat bank darah adalah seluruh warga Kecamatan Lalembuu dan sekitarnya telah mengetahui golongan darah mereka.

“Ini dibangun dengan susah payah untuk meyakinkan masyarakat. Awalnya ditolak karena ada mitos namun setelah diyakinkan akhirnya bank darah di Puskesmas Lalembuu dapat diwjudkan,” katanya.

Demikin juga dengan Dadang Istiqo, petugas kesehatan Puskesmas Andoolo Utama yang mendapat penghargaan sebagai petugas kesehatan teladan nasional atas dedikasinya memproklamirkan desa siap antar jaga dengan pemetaan golongan darah, Posyandu Lansia dan penyediaan dana sehat.

Ia sukses mengantarkan desanya sebagai desa Sehat hingga pemerintah menjadikan sebagai rujukan pembuatan Perda Mandara Mendidoha Desa Siaga.

Kepala Dinas Kesehatan Konawe Selatan dr Hj Dian Hayati mengakui petugas Dinas Kesehatan Konawe Selatan selalu mewakili daerah pada acara Hari Kesehatan Nasional.

“Penghargaan yang diberikan kepada petugas kesehatan teladan itu adalah kenaikan pangkat lebih cepat dari petugas lainnya. Umumnya kenaikan pangkat itu tiga tahun, tetapi bagi mereka yang mengharumkan nama daerah diberikan kelonggaran naik pangkatnya dalam 2,5 tahun sudah naik lagi,” kata Dian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *