oleh

Penjaja PSK Tarif Tinggi Biasanya Pejabat Korupsi

PSK Dolly ketika melakukan demo
PSK Dolly ketika melakukan demo

POSKOTA.CO – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bilang, pengguna jasa PSK bertarif tinggi biasanya para pejabat yang telah terbiasa melakukan tindakan korupsi. “Mana bisa mereka bayar mahal kalau enggak ada duit hasil korup,” kata Ahok, Senin (11/5).

Dengan logat ceplas ceplos, Ahok mengatakan, dari zaman saya masih ngompol sudah ada, itu yang namanya prostitusi. Pelanggan prostitusi kelas atas beraneka ragam. Uang yang mereka dapat dari tindakan korupsi itu. “Mana bisa mereka bayar mahal kalau enggak ada duit hasil korup, mana mungkin dari gajinya,” kata Ahok.

Dalam pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Jakarta Selatan, terungkap AA memasang tarif fantastis bagi setiap pria yang ingin mendapatkan layanan kencan darinya.

“Tarif sangat besar mulai dari Rp80 juta hingga Rp200 juta per sekali kencan dengan AA,” ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat, Minggu 10 Mei 2015.

Terkait dengan panangkapan ini, polisi belum bersedia mengungkap nama asli dari artis berinisial AA. Dia saat ini masih berstatus sebagai saksi, bukan tersangka.

Adapun RA, orang yang ditangkap bersama AA, telah ditetapkan sebagai tersangka. RA diduga adalah orang yang selama ini menjadi penghubung antara AA dan pria yang akan mengencaninya.

RA yang kini menjadi tersangka mengaku memiliki koleksi 200 PSK. Atas perbuatannya, RA dijerat KUHP Pasal 296 kejahatan terhadap kesusilaaan dan 506 tentang muncikari atau perdagangan prostitusi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *