POSKOTA.CO – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia ditantang Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail untuk membantu mencari warga Depok yang belum memiliki ijazah. Baik itu ijazah SD, SMP, dan SMA.
“Untuk mempercepat warga Depok memiliki ijazah, maka kami menantang BEM UI untuk mencari warga Depok tak berijazah. Minimal mahasiswa UI mencarinya di satu kelurahan,” kata mantan ketua Partai Keadilan (kini PKS) saat menerima kunjungan pengurus BEM UI di Balai Kota Depok, beberapa waktu silam.
Menurut Nur Mahmudi, tantangan itu diberikan kepada mahasiswa UI, karena mahasiswa memiliki tri dharma perguruan tinggi. Salah satunya adalah membantu masyarakat sekitarnya.
“Tercatat ada 40.000 warga Depok yang tak berijazah. Setiap tahun itu Pemkot Depok mengikutsertakan 3000 warga ke paket A,B,dan C untuk mendapatkan sertifikat. Jika satu itu 3000 maka 13 tahun llebih 40.000 itu dapat ijazah. Nah dengan adanya bantuan mahasiswa UI diharapkan setahun itu bisa 1000 warga lebih yang dapat ijazah,” ujarnya.
Nur Mahmudi juga mempersilakan mahasiswa UI menjadi guru relawan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), baik itu untuk paket A, B, dan C. “Kami juga menantang mahasiswa UI untuk mengajar warga Depok yang belum berijazah. Baik itu di sekolah negeri terdekat dan tempat-tempat yang diminati warga,” tuturnya.
Ketua BEM UI, M Ivan Riansa menyambut baik tantangan Wali Kota Depok tersebut. “Di BEM sendiri ada bidangnya. Kami akan membicarakan hal ini ditataran pengurus BEM UI,” tuturnya. (Hakim Moesthaf)







Komentar