oleh

KALAHKAN JEPANG 4-1, KOLOMBIA JUARA GRUP

Skuat Jepang saat mengakhiri pertandingan. (DOK)
Skuat Jepang saat mengakhiri pertandingan. (DOK)

POSKOTA.CO– Kolombia mengalahkan Jepang 4-1 dalam pertandingan Grup C di Arena Pantanal, Cuiaba, Selasa (Rabu dinihari WIB) sehingga mereka berhak menjadi pemuncak grup C dengan poin penuh 9.

Jackson Martinez mencetak dua gol bagi Kolombia, yang akan bertemu Uruguay di pertandingan babak 16 besar di Rio de Janeiro nanti.

Kolombia unggul terlebih dahulu lewat gol dari Juan Guillermo Cuadrado pada menit ke-17 dari titik penalti, setelah sebelumnya Yasuyuki Konno mendapatkan kartu kuning karena melakukan pelanggaran terhadap Adrian Ramos di kotak penalti.

Jepang, yang memiliki penguasaan bola 59 persen atas Kolombia di babak pertama, menyamakan kedudukan pada menit-menit terakhir menjelang turun minum lewat sundulan Shinji Okazaki memanfaatkan umpan Keisuke Honda.

Keisuke Honda memberikan umpan rendah dengan kaki kirinya dari sisi kanan lapangan ke depan gawang di mana Shinji Okazaki berada di depan Valdes untuk mengarahkan bola ke pojok kanan gawang melewati kiper David Ospina.

“Babak pertama cukup susah, kami mempunyai banyak peluang untuk mencetak gol namun lini pertahanan mereka terlalu tangguh,” kata Martinez.

“Di babak kedua, kami bermain lebih baik dan mampu menunjukkan permainan seperti di dua pertandingan terakhir kami,” kata dia.

“Saya sangat senang dengan dua gol itu,” katanya.

Dengan absennya Radamel Falcao karena cedera dan Teofilo Gutierrez yang sedang diistirahatkan, Martinez menunjukkan tajamnya lini serang Kolombia dengan mengembalikan keunggulan Kolombia pada menit ke-55 lewat tendangan kerasnya Bek kanan Santiago Arias menusuk ke dalam lini pertahanan Jepang dan memberikan bola ke James Rodriguez yang kemudian mengarahkan bola ke sisi kirinya di mana Martinez berdiri bebas untuk menyarangkan bola ke gawang Kawashima.

Martinez kemudian membuat gol lagi delapan menit menjelang peluit panjang lewat serangan balik maut skuad Kolombia.

James Rodriguez menutup kemenangan Kolombia dengan gol keempat lewat bola chipping yang cantik melewati kepala kiper Jepang.

Kolombia, yang lolos ke babak 16 besar pertama kalinya sejak 1990, memuncaki grup C dengan sembilan poin diikuti oleh Yunani di tempat kedua, yang akan melawan Kosta Rika, setelah mengalahkan Pantai Gading 2-1.

Jepang berada di posisi juru kunci dengan satu poin.

Ketika ditanya soal menghadapi Uruguay, Martinez mengatakan, “akan jadi pertandingan yang sangat tangguh, sebuah pertarungan, dan kami hanya harus tetap fokus dan melanjutkan permainan yang telah kita mainkan.” Jepang hampir mencetak gol penyeimbang untuk kedua kalinya pada menit ke-66 namun bola tendangan striker Yoshito Okubo, meneruskan umpan silang Atsuto Uchida, masih melebar ke atas gawang.

Jepang lebih menguasai permainan namun tenggelam di hadapan kekuatan serangan balik Kolombia, yang juga melewatkan beberapa kesempatan.

Striker Jepang Yoshito Okubo mengakui bahwa Jepang panik setelah kalah pada laga pembuka melawan Pantai Gading dan hanya bisa bermain imbang tanpa gol melawan Yunani, yang kala itu bermain dengan 10 orang.

“Saya harus mengatakan, saya tidak menduganya, jika di turnamen ini kami tidak bisa menunjukkan apa yang telah kami persiapkan sebelumnya,” kata pelatih Jepang Alberto Zaccheroni.

Pada pertandingan itu, kiper cadangan Kolombia Faryd Mondragon mengukir sejarah pada Selasa sebagai pemain tertua yang bermain di Piala Dunia pada usia 43 tahun.

Mondragon, yang merayakan ulang tahunnya Sabtu lalu, memecahkan rekor yang selama ini dipegang oleh mantan striker Kamerun Roger Milla, yang bermain terakhir kalinya pada usia 42 tahun di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Pelatih Kolombia Jose Pekerman memasukkan Mondragon pada menit ke-85 pertandingan terakhir mereka di Grup C melawan Jepang, ketika itu Kolombia memimpin 3-1 dan dipastikan lolos ke babak 16 besar.

Suporter Kolombia mengelu-elukan Mondragon ketika dia berlari ke lapangan dengan berlinang air mata untuk menggantikan kiper David Ospina.

Mondragon bermain bersama Kolombia pada 1994 dan 1998. Terakhir kali dia membela timnas Kolombia di tiga pertandingan grup namun gagal lolos ke babak 16 besar. (ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *