JAKARTA – Buah jatuh tak jauh dari pohon. Itulah kiasan yang cocok untuk Alif Barra Pratama, putra sulung dari pakar anti aging sekaligus model kecantikan dr. Ayu Widyaningrum. Wajahnya yang ganteng dan warna kulit kuning langsat membuatnya sangat mirip dengan ibunya yang cantik dan glowing. Keduanya juga sama-sama suka dunia infotainmen.
Pria remaja yang saat ini duduk di bangku kelas 6 SD Mitra Kasih School, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, baru saja meraih penghargaan pada acara Inter Model Management Best Award 2024 di Thailand, yakni festival modelling tingkat internasional. Penghargaan sebagai Peserta Terbaik Penampilan di White Elephant Hall Yala Thailand diberikan oleh CEO Inter Model Management Jakarta Jefry Syaiful. “Alhamdulillah, saya mendapat penghargaan ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan,” kata Alif didampingi ibunya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/3).
Sebelumnya, pada suasana perayaan Hari Valentine, Alif juga pernah jadi ‘cover story’ untuk majalah Style Quality Magazine (SQM). Di situ dia banyak bercerita tentang dirinya yang sering diajak orangtua berkeliling ke sejumlah negara di Asia, Eropa, dan Amerika. Alif mengaku sangat berterima kasih kepada Mama dan Papa yang selama ini membesarkan dirinya dan empat adiknya dengan penuh kasih sayang. “Orangtua selalu mendukung berbagai kegiatan yang saya lakukan,” papar Alif yang mana tiap hari full dengan berbagai kegiatan, seperti sekolah, les, ngaji, latihan piano, sekolah basket, dan lainnya.
Sang Ibu menambahkan bahwa prestasi tersebut membanggakan bagi keluarga besarnya. “Alif baru berusia 11 tahun tapi sudah punya prestasi di mancanegara,” tutur dr. Ayu yang sering tampil sebagai model maupun narasumber bidang kedokteran estetika di Jakarta maupun kota besar lainnya. “Alif punya cita-cita menjadi bintang iklan. Saya sebagai orangtua mendoakan agar apa yang diinginkan bisa tercapai,” tambah pemilik klinik kecantikan Widya Aesthetic yang berlokasi di Banjarmasin.
Ayu membeberkan bahwa dirinya dan suami Edwin Asis Mail memberi izin kepada putra sulungnya untuk beraktivitas di dunia modelling maupun infotainmen, selama tidak mengganggu pendidikan. “Selain suka duka infotainmen, Alif juga bercita-cita ingin menjadi dokter seperti saya atau masuk Akademi Kepolisian. Kami sebagai orangtua sangat mendukung cita-cita yang sangat positif tersebut,” papar dr. Ayu yang sering mondar-mandir Banjarmasin-Jakarta. Di masa pertumbuhannya yang mulai menginjak remaja, Ayu makin meningkatkan perhatiannya, terutama pergaulan di luar rumah. Jangan sampai anak yang selama ini bertumbuh kembang dengan baik, terjebak dalam pergaulan yang tidak terpuji. Untuk itulah, pendidikan agama menjadi modal utama agar seseorang berhasil dalam kehidupan dunia dan akhirat. Di bulan Ramadhan ini Ayu juga mengajarkan kepada anak-anaknya tentang kewajiban puasa bagi umat muslim yang telah akil baligh. (Jo)







Komentar