oleh

Polres Bogor Segera Panggil Rhoma Irama dan Sejumlah Penyanyi Dangdut

POSKOTA.CO -Kepolisian Polres Bogor akan melayangkan surat panggilan kepada pedangdut Rhoma Irama.
Setelah pada Selasa (30/6/2020) kemarin, Satreskrim Polres Bogor sudah melakukan pemeriksaan terhadap Surya Atmaja, keluarganya, pihak yang mengundang artis dangdut Rhoma Irama.
Selain pihak Surya, Camat Pamijahan Rosyidin juga sudah di mintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Bogor.
Pemanggilan Rhoma Irama dan rekan artis lain yang tampil di acara khitanan anak Surya, sedang di agendakan penyidik.
Seperti diketahui, selain Rhoma Irama artis ibu kota lainnya seperti Rita Sugiarto, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Caca handika, Yus Yunus dan lainnya juga menyumbangkan suaranya saat pasangan Surya Atmaja dan Khodijah menggelar hajatan khitanan anak lelakinya di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Pamijahan Kabupaten Bogor, Minggu (28/6) kemarin.
Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy mengatakan, sejauh ini baru tiga orang yang sudah mintai keterangannya oleh penyidik.
Mereka adalah Surya Atmaja, keluarganya dan Camat Pamijahan.
“Untuk pemanggilan Rhoma dan lainnya akan kami agendakan,” kata AKBP Roland kepada wartawan di Mako Polres Bogor, Rabu (1/7/2020).
Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menegaskan, bahwa pemeriksaan keterangan  Surya Atmaja akan dilanjutkan lagi karena kemarin kondisinya yang kurang sehat.
“Kesehatan Abah Surya agak sedikit terganggu hingga kami akan melanjutkan pemeriksaan atau mengambil keteranganya lagi. Masih ada keterangan  yang kita perlu dalami atau dilengkapi,” ungkapnya.
Mengenai pendapat Rhoma Irama bahwa selama mereka menghadiri undangan khitanan dikawal oleh aparat hukum, AKBP Roland menjelaskan, aparatnya hanya bertugas untuk memastikan terlaksananya protokol kesehatan.
“Kehadiran aparat hukum disana bukan membekingi tapi memastikan atau mengecek apakah protokol kesehatan dilaksanakan pada acara hajatan khitanan tersebut. Ternyata di akhir acara  atau hari kedua acara khitanan malah terjadi kerumunan massa,” tegas AKBP Roland. (ymd/sir).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *