oleh

Pandemi Covid-19 Bikin Priska ‘Kubur Mimpi’ Tampil di Grand Slam Perancis Terbuka

-Olahraga-90 views

POSKOTA . CO – Pandemi Covid-19 yang menjalar hampir keseluruh negara di dunia, menyebabkan bintang muda tenis putri Indonesia Priska Madelyn Nugroho (17 tahun) terkena imbasnya karena harus melewatkan tahun ini tanpa bisa tampil di rangkaian kejuaraan tenis bergengsi Grand Slam dari AS Terbuka, Wimbledon dan Perancis Terbuka.

Priska harusnya bisa tampil di Main Draw (Babak Utama-red) Grand Slam Perancis Terbuka di level yunior yang akan digelar di Rolland Garros Paris Perancis, 27 September – 11 Oktober ini.

“Dibilang sayang, ya pasti sayang banget. Kejuaraan level yunior Perancis Terbuka dan juga AS Terbuka yang baru berlangsung, harusnya saya bisa tampil di main draw. Tapi mau bilang apa lagi, kondisi semua negara akibat pandemi Covid-19 tidak menentu. Kesehatan tetap jadi yang utama,” kata Priska kepada Poskota.Co via whatups, Kamis (17/9/2020).

Menurut Priska, sebenarnya di Gand Slam AS Terbuka yang telah terlaksana dan Perancis Terbuka yang baru akan dilangsungkan, dirinya masuk main draw. “Ya tapi mau gimana lagi, aplikasi untuk mendapatkan visa ditutup.Jadi ya nggak mungin kan maksa berangkat,” terang Priska.

Ditambahkan Priska, sesungguhnya dirinya ingin sekali dapat bermain baik di Perancis Terbuka yang akan berlangsung dan AS Terbuka yang sudah berlangsung. “Sebenernya mah mau banget..ha..ha.. ini kan kejuaraan grand slam,” jelas Priska.

Priska meraih prestasi cukup membanggkan di ajang grand slam level yunior, Perancis, Wimbledon dan AS Terbuka pada musim lalu.

Bahkan Priska bersama pasangannya Alexandra Ealana (Filipina) mengukir prestasi membanggakan dengan jadi juara di sektor ganda putri pada ajang grand slam Australia Terbuka di level yunior .

“Bangga banget bisa juara di level grand slam Australia Terbuka. Tapi aku nggak mau berpuas diri dengan kerberhasilan itu. Aku justru harus berlatih lebih keras karena aku juga ingin bisa meraih prestasi lainnya di ajang grand slam lainnya, di Perancis Terbuka, Wimbledon atau pun di AS Terbuka,” kata Priska kala dirinya jadi juara.

Priska merasa bangga mampu kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang Grand Slam setelah dirinya mendapat kesempatan bisa berlaga di Perancis Terbuka, Wimbledon dan AS Terbuka di level yunior. “Mungkin keberhasilan di Australia Terbuka jadikan pelecut semangat untuk berlatih lebih keras lagi karena aku pun juga ingin dapat meraihnya di ajang grand slam lainnya,” terang Priska.

Priska menyatakan masih akan tampil pada kategori tunggal dan ganda untuk kesempatan ajang grand slam berikutnya di Perancis, Wimbledon dan AS Terbuka. Bahkan dirinya berharap jika nanti “naik kelas” ke level senior, Priska juga menginginkan untuk dapat kompetitif menghadapi lawan-lawan tangguh di ajang turnamen grand slam. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *