oleh

Dikalahkan Schwartzman di Roma, Nadal: Bukan Waktunya Cari Alasan

-Olahraga-54 views

POSKOTA.CO – Juara sembilan kali, Rafael nadal (Spanyol), tersingkir di perempat final turnamen ATP 1000 Internazionali BNL d’Italia 2020 setelah menyerah kepada Diego Schwartzman (Argetina), tapi petenis kidal itu tak mau ‘cari kambing hitam’ dengan kegagalan yang dialaminya tersebut.

Nadal memasuki perempat final Internazionali BNL d’Italia dengan rekor 9-0 unggul atas Schwartzman. Tapi alih-alih dia kalah untuk pertama kalinya dan tersisih. “Saya tidak bermain cukup baik dan  harus berpikir  ke depan. Saya harus memperbaikinya dan bukan mencari alasan atas kekalahan yang saya alami,” kata  Nadal dilansir ATPTour.com. “Sekarang bukan saatnya mencari alasan. [Ini] hanya momen untuk menerima bahwa saya tidak bermain cukup baik, ” lanjut Nadal.

Sejauh ini sejumlah petenis jarang  berani berhadapan dengan Nadal dalam permainan reli baseline. Tapi  Schwartzman justru meladeninya dengan kesabaran dan mencari peluang untuk mematikan.

Nadal memulai turnamen dengan 85 persen bertahan di tanah liat dalam permainan servisnya. Tapi Schwartzman mendominasi permainannya kembali, memenangkan 52 persen poin servis pertama dalam perjalanan untuk mematahkan servis petenis Spanyol itu lima kali dari 10 game servis.

“Itu sama sekali bukan malam saya. Dia memainkan pertandingan yang bagus menurut saya dan [saya tidak], ”terang  Nadal. “Jika ini terjadi, Anda harus kalah. Hal-hal ini bisa saja terjadi. Setelah sekian lama tanpa berkompetisi, saya memainkan dua pertandingan bagus, dan sekarang hari ini saya memainkan pertandingan yang buruk melawan lawan yang baik. Begitulah adanya. Saya hanya ingin memberi selamat kepada Diego dan saya akan terus bekerja,” sambung Nadal.

 TURNAMEN PERDANA 
Ini adalah turnamen pertama Nadal sejak ATP Tour ditangguhkan pada Maret karena pandemi COVID-19. Ia memenangkan dua pertandingan pertamanya secara langsung untuk mencapai perempat final Roma untuk ke-15 kalinya. Tetapi unggulan kedua  itu tersingkir  sebelum mencapai final. Ia pun  kini  mengalihkan konsentrasi untuk tampil di Grand Slam tanah liat Perancis Terbuka di Rolland Garros Paris, Perancis.

“Ini adalah tahun yang sangat istimewa dan tahun yang tidak dapat diprediksi. Saya tidak tahu. Saya mungkin [akan] kembali ke rumah dan kemudian mari kita lihat apa yang terjadi, ”terang  Nadal. “Saya melakukan pekerjaan saya di sini. Saya melakukan beberapa hal dengan baik dan hal-hal buruk lainnya dan hanya itu. Setidaknya saya memainkan tiga pertandingan. Saya berjuang sampai akhir. Tapi kehilangan banyak [game servis], Anda tidak bisa berharap untuk memenangkan pertandingan. [Itu] sesuatu yang harus saya perbaiki. Saya tahu bagaimana melakukannya. Saya akan terus bekerja dan terus berlatih dengan sikap yang benar dan mencoba memberi diri saya kesempatan untuk bersiap, ” sambungnya. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *