NUSA DUA – Setelah sempat diguyur hujan sepanjang siang, laga final M15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2024 Seri Pertama, gelar juara ganda akhirnya berhasil menjadi milik pasangan Cheng Peng Hsieh/Zijiang Yang.
Pada partai puncak yang digelar di Bali Court, Nusa Dua, pada Sabtu (21/12/2024) petang, menghadapi Joshua Charlton/Yi Jui Lo, pasangan gado-gado dari Tiongkok dan Taiwan tersebut, tampil sebagai juara setelah secara dramatis menang rubber set 1-6, 6-3, dan super tiebreak 10-5, sebagimana dikutip dari rilis yang diterima POSKOTAONLINE.COM, Minggu (22/12/2024).
Mengawali pertandingan sangat baik yang dikembangkan oleh Charlton dan Jui Lo dengan pola servis volley dan cegatan cepat di depan net, membawa ganda asal Australia dan Taiwan ini menang mudah 6-1. Namun respons tak kalah bagusnya dilakukan oleh Hsieh dan Jiang Yang di set kedua, dan ganti giliran memenangkan set ini dengan skor 6-3, membuat laga harus diselesaikan dengan lewat super tiebreak.
Di set pamungkas konsistensi dari Cheng Peng Hsieh/Zijiang Yang menjadi faktor pembeda yang membuatnya menang dengan 10-5, untuk tampil sebagai juara. Dengan raihan gelar perdana di nomor ganda, pasangan Cheng Peng Hsieh/Zijiang Yang berhak atas hadiah uang sebesar 930 dolar AS, sedangkan Charlton dan Jui Lo sebagai runner up memperoleh 540 dolar AS.
Final Nomor Tunggal
Sementara itu di nomor tunggal M15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2024, petenis asal Prancis, Arthur Weber, akan ditantang petenis Jepang, Renta Tokuda, di partai final, Minggu (22/12/2024) petang, di Bali Court, Nusa Dua.
Weber yang merupakan satu-satunya pemain unggulan yang tersisa di ITF World Series Denpasar ini, pada putaran empat besar bertemu Lee Duck Hee dari Korea Selatan, sukses memastikan tiket finalnya dikarenakan lawannya mengundurkan diri akibat cedera.
Takluk 1-6 di set pertama, petenis Prancis berusia 32 tahun ini mampu bangkit dari keterpurukannya untuk merebut set kedua dengan 6-3, membuat laga kedua pemain harus dituntaskan lewat rubber set. Dengan pengalaman dan jam terbang yang tinggi, Weber yang pernah memiliki peringkat tunggal terbaik 303 ATP tahun 2023, di set pamungkas langsung tampil menggebrak lewat attacking baseliner membuatnya langsung unggul 3-0.
Sebaliknya Lee Duck Hee yang di babak perempat final menghentikan Muhammad Rifqi Fitriadi, penampilannya kian terpuruk bahkan sempat mendapat perawatan medis dan akhirnya memutuskan mundur. Untuk satu tiket final tunggal putra satu lagi, akhirnya menjadi milik petenis Jepang, Renta Tokuda, dengan straight set 6-4 dan 6-0 dari petenis Australia Chen Dong. (*/bu)








Komentar