oleh

Affan Mauludana Pratama dan Citra Rasmi Juarai Seleknas Tenis Meja Asian Games 2026 Aichi Nagoya

JAKARTA –  Affan Mauludana Pratama dan Citra Rasmi, keduanya dari PTM Sukun Jateng, menjuarai Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Asian Games 2026 Aichi – Nagoya, Jepang.

Affan dan Citra keluar sebagai juara tunggal putra dan putri dalam Seleknas yang diselenggarakan oleh Indonesia Pingpong League (IPL) di Markas Onic Sport, Jakarta, 25 – 26 Juni 2026.

Affan tampil sempurna dengan mencatat tidak terkalahkan dalam lima kali penampilan, mengalahkan  lawan-lawannya tanpa kehilangan satu set pun. Sedangkan Citra dari delapan kali penampilan hanya kalah satu kali dari Almaira Nebuchadnezzar ( Onic Sport.)

Seleknas yang secara keseluruhkan diikuti 8 pemain putra dan 9 putri itu terpilih dua pemain putra dan empat pemain putri yang akan dipersiapkan ke Asian Games 2026 Jepang. Di sektor putra hanya memilih dua pemain karena dua lagi diisi peraih mendali SEA Games Thailand, Bima Abdi Negara (Arwana Jaya) dan Muhammad Naufal Junindra Irawan (Onic Sport), yang terpilih langsung tanpa melalui Seleknas.

Dengan selesainya Seleknas itu maka tim putra Indonesia diperkuat oleh Abdi Negara (Arwana Jaya), Muhammad Naufal Junindra Irawan (Onic Sport), Affan Mauludana Pratama (Sukun Kudus) dan Gusti Syaiful Desrizal (Onic Sport).

Sedangkan untuk sektor putri bermaterikan Citra Rasmi (Sukun Kudus), Almaira Nebuchadnezzar dari (Onic Sport), Siti Aminah (Sukun Kudus) dan Komang Anik Sudarnita (PRG Bali).

“Seleknas ini diselenggarakan oleh IPL yang berafliasi dengan federasi dunia untuk persiapan Asian Games Nagoya, ” kata Sekretaris Jenderal IPL, Yon Mardiyono, Jumat (26/6/2026). ” Sebagai multi event internasional, mendapat arahan dari Komite Olimpiade Indonesia atau NOC Indonesia. Seleknas ini dibuka oleh Sekjen KOI Pak Jaya,” lanjutnya.

Ditambahkan Yon, para pemain yang terpilih akan segera dilaporkan ke KOI untuk didaftarkan ke Panitia Asian Games karena pendaftaran nama pemain terakhir, 28 Juni 2026. Selain keempat pemain yang terpilih tersebut, IPL melalui Direktur Teknik Anton Suseno akan berjuang untuk mengusulkan tambahan masing-masing satu pemain putra-putri sehingga nanti tim akan berkekuatan masing-masing 5 orang.

“Setelah Seleknas ini kami akan segera menggelar pemusatan latihan mulai awal Juli di Jakarta,” ucap Yon. “Selain itu para pemain juga nanti akan dikirim try out mengikuti WT ITTF di Uzbekistan dan Laos pada bulan Juli dan Agustus,” sambung  Yon.

Ditambahkan Yon, biaya pelatnas ditanggung secara mandiri melalui gotong royong klub asal pemain. Ini sebagai solusi mengatasi agar Pelatnas tidak berhenti.

“Kita tidak boleh menyerah kepada keadaan,” kata Yon. “Bukan keadaan yang mengatur kita namun kita yang mengatur keadaan itu. Maka ada solusi dana mandiri gotong royong itu,” imbuhnya

Ditanya soal target di Asian Games Nagoya nanti, Yon menjelaskan, untuk tenis meja, kekuatan dunia itu ada di Asia. “Jadi perjuangan di Jepang nanti akan berat,” tutur Yon. ” Karena itu kita menargetkan untuk bisa masuk posisi delapan besar. Kita harus mempersiapkan para atlet putra-putri dengan serius dari sekarang. Semoga kita dapat meraih hasil terbaik, karena kesempatan luar biasa bisa tampil di pesta olahraga multi event negara-negara Asia,” pungkasnya. (dk/in)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *