oleh

Redam Garcia, Kontaveit Perpanjang Catatan Menang

-Olahraga-48 views

POSKOTA .CO – Mantan semifinalis Anett Kontaveit  (Estonia) mengawali l kemenangannya di lapangan tanah liat turnamen Internazionali BNL d’Italia, setelah meredam perlawanan Caroline Garcia (Perancis)  dengan dua set langsung  6-3, 7-6 (7/1) di babak pertama, Selasa (15/9/2020), di Roma, Italia.

Setelah mendapatkan tempat perempat final di Western & Southern Open dan penampilan putaran keempat di AS Terbuka serta  runner-up Palermo,  Kontaveit kembali perburuan di Italia dan harus berjuang  satu jam  38 menit atas mantan pemain Top 10 Garcia.

“Saya pikir itu pertandingan yang sangat ketat, bahkan di set pertama. Sampai dia kehilangan servisnya, saya merasa itu sudah sangat dekat,” kata Kontaveit usai pertandingan seperti dilansir WTAtennis.com. “Kami berdua melakukan servis dengan baik, menahan servis dengan baik, dan bermain bagus. Saya pikir saya melakukan servis sedikit lebih konsisten, mungkin – dia melakukan beberapa kesalahan ganda pada set pertama dan set kedua,” sambungnya.

Setelah menyelamatkan dua break point di game pertama, Kontaveit mendominasi servis di set pertama. Ia hanya kehilangan tiga poin dalam empat service game berikutnya. Bahkan ia  mencetak break yang menentukan dari servis di game kedelapan, dan memimpin satu set hanya dalam waktu setengah jam.

“Saya melakukan servis untuk pertandingan tersebut dua kali dan tidak bisa melakukan servis pertama,” terang Kontaveit.    “Jadi dia benar-benar mengambil inisiatif dengan baik, tetapi saya berhasil mendapatkan servis saya kembali pada tiebreak dan memainkan tiebreak yang sangat bagus, ” lanjutnya.

Di  set kedua, Garcia memimpin lebih awal dengan memenangi game terpanjang dalam pertandingan tersebut, pertarungan empat kali di mana dia menyelamatkan dua break point miliknya. Set tersebut berjalan dengan  kedua pemain mampu mempertahankan servisnya  hingga game ketujuh, di mana Kontaveit mencetak break ke-15 untuk memimpin 6-3, 4-3.

Kedua pemain mencatatkan 19 pemenang pada pertandingan tersebut, Kontaveit berhasil mengatasi kesalahan sendiri dan persentase servisnya lebih baik dalam kondisi berangin. Sedang Garcia hanya mendapatkan 38 persen dari servis pertamanya, dan melakukan sembilan kesalahan ganda.   Kontaveit  pun harus menyudahio set kedua ini dengan adu tiebreak.

Dengan kemenangan kelima di lapangan tanah liat, Kontaveit meningkatkan  rekornya saat tur  menjadi 10-3, setelah kalah dari Naomi Osaka (Jepang)  di setiap acara tur di New York  di perempat final Western & Southern Open dan putaran keempat turnamen Grand Slam AS Terbuka.

“Saya merasa bermain di Palermo pasti memberi saya kepercayaan diri bermain di lapangan tanah liat dan belum lama ini,” ucap Kontaveit. “Saya merasa seperti saya masih memiliki itu di tubuh saya dan mengingatnya dengan baik. Saya pikir itu kembali dengan sangat cepat. Ini merupakan transisi yang cepat, tetapi saya baik-baik saja. Saya merasa sangat baik tentang permainan saya,” tambahnya.

Selanjutnya, Kontaveit akan menghadapi dua kali juara Grand Slam Svetlana Kuznetsova (Rusia), yang meraih kemenangan pertamanya pada restart setelah kekalahan pada putaran pembukaan dari Eugenie Bouchard pekan lalu di Istanbul.

Mantan juara Prancis Terbuka itu bangkit dari ketertingalan satu set dan untuk mengalahkan  Bernarda Pera (Amerika Serikat) melalui tiga set  3-6, 7-6 (7/3) dan  6-3. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *