oleh

Polri Siagakan 2.746 Posko Operasi Ketupat 2026 dan Mudik Lebaran

JAKARTA–Sebanyak 2.746 posko disiagakan Polri selama Operasi Ketupat 2026 bersamaan  arus mudik lebaran dan arus balik yang berlangsung dari 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ribuan posko itu terdiri dari 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan dan 343 posko terpadu untuk mengamankan 185.608 objek pengamanan.

Hal itu dikatakan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di Gedung STIK-PTIK Polri, Jakarta, Senin (2/3/2026). “Objek pengamanan di antaranya masjid, lokasi Shalat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara dan objek wisata,” ujarnya.

Penyiagaan posko tersebut dalam rangka mengantisipasi arus mudik Lebaran yang diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada 14-15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 18-19 Maret 2026. “Kegiatan ini bersamaan dengan libur Hari Raya Nyepi,” tambahnya.

Dikatakan Komjen Dedi, untuk arus balik pasca Lebaran diprediksi juga dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 25-26 Maret 2026 dan gelombang kedua pada tanggal 28-29 Maret 2026.

Untuk menjamin kelancaran operasi ini berjalan lancar, Polri akan menerapkan rekayasa arus lalin di jalur tol. Komjen Dedi mencontohkan, pemberlakuan ganjil genap, one way, contraflow, delaying system serta ada pula buffer zone di pelabuhan.

Polri juga menyiagakan tim quick response untuk menangani situasi kontingensi. Selain itu, Polri membuka pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik.

Polri juga akan mengoptimalkan hotline 110 untuk layanan pengaduan. Layanan 110 sebagai hotline untuk layanan pengaduan, laporan tanggap darurat serta kebutuhan-kebutuhan masyarakat bila membutuhkan kepolisian. (Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *