oleh

Pembakar Mimbar Masjid Mahfud MD Minta Polri Jangan Mudah Berkesimpulan Pelaku Sakit Jiwa

POSKOTA.CO–Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Mahfud MD perintahkan kepolisian mengusut tuntas kasus pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar. Mahfud juga mengingatkan aparat penegak hukum tidak buru-buru mengambil kesimpulan, pelakunya sakit jiwa.

Dalam pengusutan kasus ini menurut Mahfud, polisi dapat bersikap objektif dan terbuka. Jangan sampai kata Mahfud, kesimpulan yang dihasilkan menyatakan pelaku memiliki gangguan kejiwaan. “Saya berharap pemeriksaan harus tuntas, terbuka dan jangan terburu-terburu memutuskan bahwa pelakunya orang gila.
Bawa ke pengadilan biar hakim yang nanti putuskan agar terungkap. Kalau memang gila atau sakit jiwa, biar pengadilan yang memutuskan,” kata Mahfud melalui keterangan video, Sabtu (25/9/2021).

Sejumlah kasus penyerangan tokoh agama disejumlah daerah belakangan ini menjadi sorotan Mahfud MD. Dicontohkan, kasus Ustadz Abu Syahid Chaniago yang dipukuli oleh pria tak dikenal (OTK) saat mengisi ceramah agama dan zikir di Masjid Baitussakur, Batuampar, Batam pada Senin 20 September 2021.

Kasus penembakan Ustadz Marwan alias Alex hingga tewas di Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu 18 September 2021. Dan pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar di Jalan Masjid Raya, Bontoala, Kota Makassar oleh seorang pria tak dikenal, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Pemerintah sangat menyesalkan beberapa kejadian dan mengutuk para pelakunya. Aksi pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar cukup menggemparkan warga. Pelaku berinisial K (21) yang sudah diamankan polisi melakukan aksi pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar di Jalan Masjid Raya, Bontoala, Kota Makassar.

Informasi lain menyebutkan, pelaku bernama lengkap Ka’ba, warga Jalan Kandea 1, Makassar ditangkap oleh warga di sekitar Masjid Al Markaz Makassar. Dalam video amatir yang beredar di media sosial, pelaku sempat diikat warga ditiang telepon dengan tali tambang agar tidak melarikan diri.

Beberapa saat setelah ditangkap, personel Polresta Makasar dari Resmob Polda Sulsel datang lokasi mengamankan pelaku. Pelaku Ka’ba saat ini diamankan di Posko Resmob Polda Sulsel.

Untuk diketahui, sebelum membakar mimbar, Al Quran dan sajadah serta jubah imam masjid itu, pelaku lebih dulu mentutup kamera CCTV agar aksinya tidak terekam kamera.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *