oleh

Menolak Vaksinasi, Mengancam Keselamatan Diri dan Orang Lain

POSKOTA.CO – Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dibantu pihak terkait terus bekerja ekstra dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Pasien sembuh dari ancaman Covid-19 terus meningkat, sebaliknya jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 juga masih terus bertambah.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah agar masalah virus Corona cepat hilang dari Indinesia. Tujuannya masyarakat bisa hidup tenang kembali dan bisa bebas menjalankan aktivitas seperti sediakala.

Program vaksinasi pun terus digalakkan guna mencegah penularan Covid-19. Pemerintah akan memberikan sanksi bagi siapa saja menolak vaksinasi.

Sebab, penolakan terhadap vaksinasi, selain mengancam keselamatan diri sendiri juga mengacam nyawa orang lain khususnya anggota keluarga. Pendistribusian vaksin ke seluruh daerah terus dilakukan.

Bahkan hari ini (Rabu, 27/1/2021) Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah tokoh masyarakat menjalani suntik vaksin dosis kedua di Istana. Meski sudah disuntik vaksin, protokol kesehatan (prokes) tetap harus dijalankan secara disiplin dan benar.

Seperti dikatakan Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo, seseorang yang sudah disuntik vaksin Covid-19 tetap harus dibarengi dengan protokol kesehatan sesuai aturan yang dianjurkan WHO.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, tidak boleh lengah apalagi meremehkan. Karena virus Corona sangat ganas, sedikit saja lengah virus itu langsung menyerang kita. Itu dialami Doni Monardo sendiri saat memimpin tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) dan bencana banjir di Kalimantan Selatan.

Sebagai kepala BNPB, Doni Monardo terjun langsung ke lokasi bencana bersama tim BNPB untuk korban bencana itu. Doni dikenal sangat disiplin menjalankan protokol kesehatan, namun saat makan bersama dia terpaksa membuka masker yang selalu lengket menutupi mulut dan hidungnya.

Saat makan bersama dia terpaksa membuka masker sehingga saat itulah virus Corona pun masuk ke tubuhnya.

“Jangan sekali-kali membuka masker. Hindari makan bersama demi menjaga diri dari ancaman virus Corona,” kata Ketua Satgas Covid-19 itu.

Doni Monardo yang kini menjalani isolasi mandiri meyakini dirinya terjangkit Covid-19 saat makan bersama ketika meninjau lokasi bencana gempa Sulbar dan banjir di Kalimantan Selatan.

“Begitu kita buka masker, saat itu virus langsung menyerang kita,” ujar Doni terkait pengalamannya terjangkit Covid-19.

Kondisi Doni Monardo, menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku, sudah mulai membaik. Namun Doni tetap masih menjalankan isolasi mandiri agar dia benar-benar sembuh dari virus tersebut.

Masyarakat seluruh Tanah Air diminta untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan sebagai salah satu langkah paling ampuh mencegah penularan Covid-19. Sebab,
berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 pada Rabu (27/1/2021) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 11.948 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Tanah Air mencapai 1.024.298 orang, terhitung sejak diumumkannya kasus perdana pada 2 Maret 2020.

Selain itu, pasien sembuh juga dilaporkan terdapat penambahan sebanyak 10.974 dari Covid-19 dalam sehari. Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR), yang hasilnya negatif virus Corona.

Hingga sekarang jumlah total pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 831.330 orang sejak awal pandemi. Sebaliknya, pasien Covid-19 meninggal juga tetap ada penambahannya.

Dalam 24 jam terakhir tercatat 387 orang yang tutup usia setelah dinyatakan positif virus Corona. Ini merupakan jumlah tertinggi pasien meninggal dalam sehari selama pandemi sehingga angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia tercatat sebesar 28.855 orang.

Kasus aktif adalah jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri. Selain kasus positif, pemerintah juga mencatat ada 164.113 orang yang kini berstatus suspek.

Jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Ini terlihat dari kasus Covid-19 yang melewati 1 juta pasien. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *