oleh

Menko PMK: Pemerintah Terus Atasi Krisis Pangan di Papua

POSKOTA.CO — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa pemerintah saat ini berencana mempercepat pembangunan gudang logistik dan penempatan pasukan statis aparat keamanan di Distrik Agandugume.

“Sehingga nanti kalo sudah ada aparat keamanan disana, kita harap maskapai penerbangan merasa aman dan terlindungi ketika harus mendarat disana (Agandugume),” Jelas Muhadjir saat memimpin Rapat Tingkat Menteri Penanganan Dampak Bencana Kekeringan di Kabupaten Puncak Provinsi Papua Tengah pada Rabu (9/8/2023).

Terdapat tiga distrik di Kabupaten Puncak yang terdampak akibat krisis pangan ini yaitu Distrik Agandugume, Lambewi, dan Oneri. Jumlahnya sekitar 8 ribu penduduk yang terdampak. Menko Muhadjir berkunjung langsung serahkan bantuan ke lokasi pada awal Agustus lalu.

Muhadjir menyebut semua proses terus dilakukan terutama dalam penanganan jangka pendek. Sedangkan untuk jangka menengah maupun panjang akan dibahas melalui Rapat Terbatas dengan Bapak Presiden, baru kemudian dikoordinasikan dengan Kementerian/lembaga terkait.

“Pesan Bapak Presiden, supaya nanti ketika membangun itu melibatkan unsur masyarakat terutama penduduk asli sana, itu kalo bisa dirangkul untuk ikut terlibat di dalam program ini termasuk pada program-program berikutnya,” tuturnya.

Seluruh proses penanganan dikoordinasikan oleh BNPB, serta perpanjangan status darurat menyesuaikan dengan layanan operasional darurat bencana kekeringan.

Pada Rapat tersebut turut hadir secara luring Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Pangdam XVI/Cendrawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, Bupati Puncak Willem Wandik, Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, Direktur Utama PT POS Indonesia Faizal Rochmad, dan perwakilan Kementerian/Lembaga lainnya secara dari daring. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *