oleh

Melalui ProKUS, Kemensos Gerakkan Usaha Ekonomi Mikro di Aceh

POSKOTA.CO-Kementerian Sosial mendorong tumbuh kembang usaha ekonomi mikro Karang Taruna dan Warga KAT melalui Program Kewirausahaan Sosial (ProKUS).

Menteri Sosial Tri Rismaharini didampingi istri Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati beserta jajaran pejabat eselon I Kemensos melakukan kunjungan kerja di LRSAMPK Darussa’adah Aceh, Kota Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Mensos Risma memberikan bantuan Bina Usaha ProKUS Karang Taruna dan LKS. Bantuan berupa peralatan dan kebutuhan usaha diberikan kepada Karang Taruna Kota Banda Aceh Usaha Flyover Coffee, Karang Taruna Desa Lamteh Usaha Kripik Cimol Kering, Karang taruna Kec. Delima Usaha Krupuk kulit Nyoe Hoka dan Karang Taruna Gampoeng Meunasah Papeun Usaha Produksi Batu Bata. Adapun Bantuan ProKUS LKS diberikan kepada Lembaga Peduli Dhuafa Aceh yang turut berpartisipasi dalam mengembangkan Usaha Warga KAT Usaha Kopi KAT 41 Gayo Arabika, Kacang KAT 43, Nilam dan Telur Asin.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Mensos kepada Karang Taruna Lamteh berupa peralatan usaha senilai 3,4 Juta. Secara simbolis juga diserahkan kepada Lembaga Peduli Dhuafa Aceh berupa peralatan usaha Mesin Press Cup 2 unit, Mesin Press Plastik 3 unit, Mesin grinder Dinamo Listrik 1 unit dengan total bantuan 6 Juta.

“Di balai-balai kami di beberapa tempat kita buka sentra ATENSI untuk membantu mereka menjual barangnya. Nanti Karang Taruna, LKS bisa memanfaatkan sentra ATENSI itu untuk berjualan. Karang Taruna sudah bisa bergerak untuk mengambil peran didalam pembangunan. Saya tahu itu tidak mudah. Namun bukan berarti tidak bisa,”ucap Mensos Risma, Jumat (3/9).

Pameran Produk hasil olahan Karang Taruna dan LKS penerima ProKUS juga turut memeriahkan kehadiran Mensos bersama rombongan. Antusiasme Mensos ditunjukan dengan vlog didepan wartawan yang hadir untuk mempromosikan hasil karya dan produk Karang Taruna dan LKS.

Salah satu penerima Penerima Bina Usaha ProKUS Karang Taruna, Hizqil selaku Ketua Karang Taruna Lamteh menuturkan dengan adanya bantuan berupa peralatan usaha ProKUS menjadikan usahanya Kripik Cimol Kering “Molring” kedepannya akan meningkat produksi perharinya.

“Sejak tahun 2020 kita membuat makanan kekinian untuk membantu memberdayakan ekonomi masyarakat di kampung. Kita pasarkan ke kantin-kantin sekolah dan online. Saya bersyukur dengan adanya bantuan misalkan dengan mesin potong bahan produksi ini akan meningkatkan dari segi produksi kita kedepannya,” tutur Hizqil.

Sementara itu, Lembaga Peduli Dhuafa yang diketuai oleh Musfendy bergerak menjangkau dan memberdayakan warga KAT Bener Meriah, Desa Pantan Sinaku, Kecamatan Pintu rime gayoh sehingga dapat mandiri secara ekonomi dengan membuat ide usaha Kopi KAT 41 Gayo Arabika, Kacang KAT 43, Nilam dan Telur Asin.

“Kopi KAT 41 kita namakan karena ada 41 KK saat kita datang kesana. Mereka para petani kopi mengolah secara alami/tradisional. Kami mengajak untuk membuat produk kopi untuk meningkatkan ekonomi warga KAT, kesejahteraan meningkat didaerah terpencil dan agar warga KAT dikenal bisa menghasilkan produksi kopi yang lebih bagus,”ucap Fendy

Mensos didampingi Direktur PSPKKM Serimika BR Karo dan rombongan menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial Vitamin dan Masker bagi masyarakat terdampak pandemi covid19 melalui Karang Taruna sebanyak 29.210 paket untuk 23 Kab/Kota di Provinsi Aceh (@1.270 paket/kab/kota).

Melalui penyerahan Bantuan Vitamin dan Masker, Karang Taruna kiranya dapat terus aktif dan bergerak, menganggat potensi generasi muda untuk memunculkan rasa kesetiakawaan sosial ditengah pandemi covid19. Disamping itu Karang Taruna terus memunculkan Inovasi dan Kreatifitas melalui usaha-usaha mikro memberdayakan masyarakat sekitar agar dapat berdaya secara ekonomi. (miv/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *