oleh

Kegiatan Organisasi Kepemimpinan Jenjang SMP Dapat Kuatkan Karakter Siswa

-Nasional-44 views

POSKOTA.CO-Kepemimpinan merupakan modal strategis yang harus dimiliki oleh manusia karena pada hakikatnya manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin bagi diri sendiri dan umat di manapun berada. Hanya saja, untuk menjadi pemimpin bukanlah sesuatu yang diperoleh secara instan, perlu proses dan kaderisasi yang baik dan terarah melalui pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Sebagai modal strategis yang harus dimiliki, butuh proses yang panjang bagi seorang manusia untuk menjadi pemimpin yang ideal. Sebab, menyikapi perkembangan zaman, pemimpin saat ini berperan membawa bangsanya keluar dari krisis dan unggul dalam persaingan global,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Kemendikbud, Jumeri, pada kegiatan Organisasi Kepemimpinan Tingkat SMP secara virtual, di Jakarta, kemarin.

Menurut Jumeri, seseorang yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) mempunyai dua tugas besar. Selain sebagai peserta didik yang bertanggung jawab untuk mencetak prestasi, juga harus mampu mengurus organisasi di sekolah, berkomunikasi dengan efektif, serta mengelola kegiatan dan mengorganisir teman-temannya.

“Kepada Bapak/Ibu guru saya sampaikan, beri kesempatan anak-anak kita berkiprah. Beri mereka kepercayaan untuk mengelola kegiatan, agar lebih terasah kecakapan mereka dalam berkomunikasi,” ucap Jumeri.

Ditengah Pandemi COVID-19, Ia berharap tidak menurunkan semangat peserta didik untuk berkegiatan dengan aman dan selamat. “Saya ingatkan, agar satuan pendidikan dan dinas pendidikan melakukan kegiatan dengan aman agar dalam memenuhi hak belajar anak, mereka tetap sehat dalam beraktivitas,” tutur Jumeri pada kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, Jumeri mendorong agar para pemangku kepentigan pendidikan saling berkolaborasi untuk menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang kreatif, sesuai dengan kondisi daerahnya. Pendidikan bukan semata tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan kerja bersama seluruh pihak. “Kepada guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan, lakukan ikhtiar kreatif di tingkat daerah, saya titip betul agar ketertinggalan pembelajaran bisa dikurangi seminimal mungkin,” katanya.

Kegiatan Organisasi Kepemimpinan Tingkat SMP Tahun 2020 melibatkan siswa, guru pendamping, dan dinas pendidikan dari berbagai wilayah. Dengan total 140 peserta, kegiatan yang berlangsung dalam jaringan (daring) ini menghadirkan peserta yang berasal dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

Para peserta akan diberikan pembekalan dari narasumber yang kompeten dibidangnya seperti perwakilan Direktorat SMP, praktisi kesehatan, praktisi pendidikan dan motivator, pegiat pendidikan, dan mantan pengurus OSIS jenjang SMP yang berprestasi, sebagai wujud penguatan karakter, menambah keterampilan berkomunikasi dan mendorong peserta untuk memanfaatkan teknologi secara bijak. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *