oleh

Itjen Kemendikbudristek Luncurkan Program “Rumah Cegah Korupsi”

POSKOTA.CO-Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek, meluncurkan program “Rumah Cegah Korupsi” yang secara khusus menyertakan para siswa, mahasiswa, guru dan tenaga kependidikan terlibat dalam sebuah festival yang diselenggarakan secara virtual. Siswa dan mahasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia terlihat antusias mengikuti gerakan cegah korupsi tersebut.

“Tujuan awal dari kegiatan Festival Cegah Korupsi 2021 ini adalah sebagai wadah agar insan dunia pendidikan dapat terlibat aktif dalam gerakan pencegahan korupsi baik melalui diskusi interaktif atau karya kreatif sehingga diharapkan insan yang ada di lingkungan Kemendikbudristek dapat memahami dan menjadi motor  pengerak di masyarakat dalam penerapan nilai-nilai integritas  sehari-hari,” kata Kepala Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan (PLP) Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Itjen Kemendikbudristek) Acil Sunarto, Rabu (08/2021).

Menurut Acil, Festival Cegah Korupsi 2021 yang mengusung tema “Berani Jujur Itu Keren” merupakan rangkaian dari memperingati Hari Antikorupsi sedunia (Hakordia) mempunyai beberapa kegiatan kompetisi yang dilaksanakan secara daring dengan jumlah peserta 1.651 yang mengirimkan karya sebanyak 1.240 terdiri dari ;

  1. Kompetisi Kampanye Sosial yang diikuti 48 peserta dengan total karya 37,
  2. Kompetisi Video Opini diikuti 393 peserta dengan total karya 279
  3. Kompetisi Video Animasi diikuti 139 peserta dengan total karya 87 dan
  4. Kompetisi Desain Poster diikuti 1.071 peserta dengan total karya 837.

Festival Cegah Korupsi 2021 dilaksanakan selama dua bulan yang diawali   tahapan pendaftaran peserta pada tanggal 5 Oktober 2021 dan berakhir pada tanggal 30 Nopember 2021 dan pada hari Rabu petang tanggal 8 Desember 2021 dilaksanakan Penganugerahan Pemenang untuk memperebutkan uang pembinaan dengan total sebesar Rp100.000.000,00.

Kegiatan festival yang pada dasarnya hanya sekedar instrumen untuk sosialisasi gerakan pencegahan korupsi di lingkup Kemendikbudristek itu, ditahun-tahun mendatang bakal menjadi agenda tetap Itjen Kemendikbudristek, karena target yang menjadi   sasaran   sosialisasi para siswa, mahasiswa, guru, dosen, tenaga kependidikan, pegawai dan pemangku kepentingan dunia Pendidikan tidak kurang dari 67 Juta individu, sementara yang sudah tersentuh sosialisasi tahun ini baru mencapai 3.672.901 individu   yang terekam melalui register on line masing-masing berasal dari kanal facebook sebanyak 892 followers dengan reachment 1.395.798 orang, istagram 3.220 followers dengan reachment 2.263.053 orang, twitter 253 followers, tiktok 287 followers dan youtube 338 followers dengn reachment 24.050 orang.

Selain melalui kegiatan festival melalui on line, Tim Rumah Cegah Korupsi juga melakukan pendekatan sosialisasi tatap muka di beberapa kota seperti menemui komunitas mahasiswa anti korupsi di Kupang Nusa Tenggara Timur dan Bali sebagai embrio menjadi duta cegah korupsi di lingkungan kampus serta beberapa kota dengan membentuk duta cegah korupsi di kalangan siswa, guru, perempuan dan pegawai yang secara keseluruhan terlibat sebanyak 4.652 individu. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.