INDUSTRI ROTAN DI CIREBON KINI KEMBALI MENGGELIAT – Poskota.co
Saturday, September 23

INDUSTRI ROTAN DI CIREBON KINI KEMBALI MENGGELIAT

POSKOTA.CO – Lama tak terdengar kabar perkembangannya, kini industri rotan di Kabupaten Cirebon mulai mengeliat kembali. Kabar ini sangat menggembirakan bagi warga Cirebon, setelah sempat lama terpuruk akibat kebijakan ekspor bahan mentah.

Kepala Dinas Perindustian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon Deni Agustin mengatakan, ekspor rotan berdasarkan data yang diperoleh pihaknya mencapai angka 800 sampai dengan 1.000 kontainer per bulannya.

“Pada tahun 2016 silam, nilai ekspor produk rotan dari Kabupaten Cirebon saja sudah mencapai 200 juta dolar AS, dan nilai ini terus merangkak naik setiap tahunnya, dan saya belum merasa puas dengan nilai ini,” ujar Deni, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (22/3).

Kenaikan nilai ekspor produk rotan ini, menurut Deni, adanya beberapa upaya dari pelaku industri rotan seperti pengembangan desain, juga promosi yang dilakukan oleh pihak pelaku industri yang dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon, seperti pameran yang dilakukan di dalam negeri maupun di luar negeri. Hasil dari pameran ini kelihatannya sudah mulai nampak dari terus meningkatkan penjualan produk rotan.

“Untuk penjualan dalam negeri memang masih sangat rendah, ini disebabkan para pelaku industri rotan masih melirik pasar luar negeri saja, sedangkan pasar dalam negeri yang mempunyai peluang yang sama besarnya belum dilirik,” katanya.

Upaya untuk meningkatkan penjualan di pasar dalam negeri, dikatakan Deni, pihaknya terus melakukan beberapa terobosan, salah satunya adalah melibatkan pelaku industri rotan untuk mengikuti pameran yang dilakukan di beberapa daerah termasuk di Jakarta.

“Kami dari pemerintah daerah juga mengapresiasi langkah yang diambil oleh pemerintah Desa Tegalwangi dan pengurus Yayasan Galmantro untuk mengadakan festival rotan, kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pasar dalam negeri,” katanya. (*/din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)