JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan korupsi di lingkungan Pertamina. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden FSPPB Arie Gumilar, dalam keterangan pers yang diterima POSKOTAONLINE.COM, Minggu (2/3/2025).
“Kami menghargai dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait dengan kasus dugaan korupsi pada tata kelola pengadaan minyak mentah dan BBM. Kami berharap proses hukum ini dapat berlangsung secara terbuka, transparan, adil, dan akuntabel,” ujar Arie.
Menurutnya, praktik korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap ribuan pekerja Pertamina yang setiap hari bekerja dengan penuh integritas dan profesionalisme demi memastikan energi tetap tersedia bagi masyarakat. Oleh karena itu, FSPPB menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tidak hanya adil, tetapi juga tidak mengorbankan institusi Pertamina secara keseluruhan.
Di tengah isu yang berkembang, FSPPB menyayangkan adanya informasi yang dinilai menyesatkan dan memicu kegaduhan publik. Padahal, Pertamina adalah BUMN strategis yang selama ini menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan energi nasional, termasuk menjangkau daerah terpencil, terluar, dan terjauh di Indonesia.
Sebagai perusahaan negara, Pertamina telah menunjukkan kontribusi besarnya terhadap perekonomian nasional dengan menjadi salah satu penyumbang dividen terbesar bagi APBN setiap tahunnya. Selain itu, dalam operasionalnya, Pertamina juga selalu memastikan bahwa BBM yang didistribusikan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan Kementerian ESDM.
“Kontrol kualitas dan kuantitas BBM dilakukan pada setiap tahapan, termasuk pemeriksaan rutin oleh LEMIGAS serta pengawasan ketat dari Kementerian ESDM, BPH Migas, dan SKK Migas,” jelas Arie.
FSPPB juga menginstruksikan seluruh pekerja Pertamina Group di berbagai unit operasi untuk tetap fokus menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, penting bagi para pekerja untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu liar yang dapat mengganggu stabilitas perusahaan, terutama di tengah momentum penting seperti bulan suci Ramadan dan Idulfitri.
“Kepada seluruh pekerja Pertamina, kami meminta agar tetap menjalankan tugas dengan integritas demi kepentingan bangsa dan negara. Jangan terprovokasi oleh kegaduhan yang dapat mengganggu operasional penyediaan energi bagi masyarakat,” pesannya.
Selain itu, FSPPB juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Pertamina agar tetap kuat menghadapi tantangan yang ada. “Marilah kita berpikir rasional dan tidak terprovokasi untuk mengorbankan Pertamina, karena perusahaan ini telah lama menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan energi nasional,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, FSPPB menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim. “Semoga Allah Swt memberikan kita kekuatan, menerima amal ibadah kita, dan senantiasa melindungi bangsa ini dari segala ujian,” tutup Arie. (*/rel/din)







Komentar