POSKOTA.CO – Advokat juga Mantan Caleg DPR RI dapil Jabar 5 Donny Endrassanto SH,MH, Rabu (13/7/22) berpendapat Mantan Gubernur DKI Sutiyoso yang akrab disapa Bang Yos bergabung ke Partai Nasdem, sangat tepat. Alasannya, Bang Yos adalah orang yang tak pernah mementingkan diri sendiri dan tekad mati untuk keutuhan NKRI.
“Visi misinya sama persis dengan Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, yang mengutamakan kepentingan orang banyak terutama bangsa dan negara,” ungkap Donny.
Sebagai bukti, tambah Donny, hasil rakernas partai nasdem beberapa waktu lalu,yang mengusung 3 nama capres tidak satupun ada nama kader partai Nasdem, bahkan ketua umum Nasdem tak berambisi mencalonkan sebagai capres. “Saya yakin Partai ini akan besar karena mengutamakan kepentingan bangsa dan negara,” tandas Donny Endrassanto SH,MH.
Sutiyoso yang akrab disapa Bang Yos Mantan Gubernur DKI Jakarta, resmi bergabung dengan Partai Nasdem. Kehadiran Bang Yos disambut optimis oleh semua kalangan kader.
“Selamat datang dan selamat berjuang bersama Partai Nasdem Bang Yos,” kata kader partai bersama Prananda Paloh, putra pemilik Partai Nasdem.
Mari bersatu dan berjuang bersama mengabdi dalam membangun negeri, dan sekaligus membesarkan Partai NasDem. Harapan besar untuk membangung negeri tercinta adalah salah satu cita-cita mulia Bang Yos sejak menjadi prajurit.
Siapa yang tidak kenal Bang Yos, sapaan dari LetJend TNI ( Purn ) H.Sutiyoso, S.H. Baginya, partai politik tetap memiliki daya tarik dan kekuatan dalam membangun negara. “Kalau kita ingin membangun negeri ini, salah satunya kita harus melalui partai politik,” itu kata bang yos.
Di usia yang sudah melewati 70 tahun bukan halangan baginya untuk tetap beraktifitas. lulusan Akademi Militer 1968 ini, punya segudang pengalaman dan jaringan, juga strategi perang yang Luar biasa. Ketokohan Bang Yos tentu tak perlu diragukan lagi. Sebagai sosok pemimpin yang pernah dua periode menjabat Gubernur DKI Jakarta era lima presiden.
Ketika Bang Yos terpilih sebagai Kepala BIN, Fraksi NasDem memberikan catatan agar saat menjabat Kepala BIN, pola komunikasi mantan Gubernur DKI Jakarta itu mesti diubah. Masalahnya Sutiyoso terkenal ceplas-ceplos dan tak pelit memberikan komentar atau informasi. Harus bisa menahan diri. Artinya, hubungan emosiaonal Bang Yos dengan keluarga Nasdem sudah lama terjalin akrab.
Karena bidang yang diembannya sudah tidak bisa lagi memberikan komentar atau pernyataan dengan mudah. Sutiyoso bahkan diminta menjadi introver karena dia menjadi orang nomor satu di lembaga yang memegang informasi rahasia negara.
Sutiyoso pun berjanji untuk mengubah sikapnya. Dia juga meminta pemakluman jika nanti lebih irit bicara sebagai Kepala BIN. Soal BIN ke depan, Sutiyoso ingin membuat badan intelijen itu menjadi lebih modern. Dia ingin BIN dilengkapi dengan peralatan-peralatan canggih sembari meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Untuk itu Sutiyoso meminta tambahan anggaran buat BIN.
Berikut ini profil Sutiyoso .
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr.(H.C.) H. Sutiyoso atau kerap disapa Bang Yos (lahir di Semarang, 6 Desember 1944; umur 70 tahun) adalah seorang politikus dan mantan tokoh militer Indonesia berbintang tiga. Ia menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 8 Juli 2015.
Sutiyoso pernah menjabat sebagai Gubernur Jakarta selama dua periode, mulai 6 Oktober 1997 hingga 7 Oktober 200, selanjutnya ia digantikan oleh Fauzi Bowo, wakilnya, yang memenangi Pilkada DKI 2007. Sebagai gubernur, Sutoyoso adalah tokoh yang cukup menarik. Sepanjang dua periode menjadi gubernur, ia sering mengundang kontroversi ketika menggulirkan kebijakan. Kritikan terhadap proyek angkutan umum busway, proyek pemagaran taman di kawasan Monas Jakarta Pusat, dan sejumlah proyek lainnya.
Pada 1 Oktober 2007, ia mengumumkan bahwa dirinya akan maju sebagai calon presiden Indonesia pada Pemilu Presiden 2009. Pada 10 Juni 2015, ia ditunjuk Presiden Jokowi menjadi calon Kepala BIN untuk menggantikan Marciano Norman. (tim)







Komentar