oleh

Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Sosialisasikan Aplikasi SRIKANDI di Bidang Kearsipan

POSKOTA.CO – Upaya meningkatkan pengetahuan terhadap bidang kerasipan sebagai tindak lanjut dari surat keputusan  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 679 Tahun 2020 tentang Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis pihak Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri meluncurkan aplikasi  Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

“Kehadiran aplikasi SRIKANDI diharapkan masa mendatang kegiatan ke arsipan di lingkungan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri dapat lehih baik terlebih memakai sistem transformasi digital E-Office sehingga proses administratif bisa lebih efektif dan efisien,” kata Sekretaris Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Ny. Paudah saat sosialisasi Aplikasi SRIKANDI di kantor Ditjen Bina Pemdes, Pasar Minggu, Kamis (27/10).

Keberadaan aplikasi SRIKANDI terkait pengeloaan arsip dinamis yang wajib digunakan oleh Instansi Pusat dan Daerah yang terintegrasi dan memiliki berbagai macam fungsi dalam pengadministrasian tata kelola kerasipan mulai dari penciptaan sampai dengan pemberkasan terlebih untuk Pejabat Struktural, fungsional, ASN dan Pegawai di lingkup Ditjen Bina Pemdes Kemendagri.

Menurut dia,  keberadaan SRIKANDI akan mempermudah koordinasi, tracking surat, mengangkat mutu layanan publik, dan tentunya terintegrasi dengan kementerian atau lembaga lainnya yang sudah menggunakan aplikasi SRIKANDI. “Apalagi sudah ditetapkan aplikasi SRIKANDIditetapkan sebagai Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis,” ujarnya.

Sedangkan, Ahli Pertama (ANRI), Iqbal Firmansyah Arsiparis dan Satrio Utomo. Penyusun Anggaran dan Kegiatan di Biro Umum Kemendagri, mengatakan aplikasi SRIKANDI  merupakan Aplikasi yang dibangun dengan kerjasama antara Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dalam pelaksanaannya aplikasi tersebut bisa dipantau kapan dan dimana saja karena sudah terintegrasi sepenuhnya dan terdapat fitur Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang memudahkan pimpinan Instansi Pusat dan Daerah dalam menandatangani setiap berkas secara digital, kata Iqbal F. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *