oleh

Wujud Konsep Kolaborasi, Kantor Sekretariat FKDM Pademangan Barat Diresmikan

POSKOTA.CO – Guna mewujudkan kerja sama yang baik antara elemen masyarakat, stakeholder dan pemerintah, warga membangun kantor Sekretariat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Pademangan Barat.

Dalam pembangunan ini tidak ada biayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta. Kantor semi permanen seluas 4×6 meter persegi ini dibangun melalui hasil swadaya masyarakat dalam waktu kurun waktu 16 hari.

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko yang meresmikan kantor FKDM ini merasa bangga terhadap Konsep Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) dalam menghadirkan pembangunan kantor Sekretariat FKDM Kelurahan Pademangan Barat.

“Saya bangga karena elemen masyarakat, stakeholder dan pemerintah tergerak cepat dan bertanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan kantor Sekretariat FKDM ini,” kata Sigit Wijatmoko, Rabu (4/11/2020).

Maka dari itu, dirinya bersama Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, dan Sekretaris Kota Jakarta Utara Desi Putra bersama jajaran datang dan hadir dalam peresmian Sekretariat FKDM Kelurahan Pademangan Barat.

Menurutnya, yang perlu digarisbawahi dalam pembangunan ini yakni inisiasi anggota FKDM dan warga dalam merancang dan membangun kantor sekretariat ini. Terlebih adanya kepeloporan ‘Srikandi’ Ratih (ketua FKDM Kecamatan Pademangan) yang mampu menggerakkan seluruh potensi pada setiap anggota maupun masyarakat sekitar.

“Ini menunjukkan bahwa kewaspadaan dini sesungguhnya adalah bagaimana kita bisa menangkap, memotret, dan menggerakkan potensi yang ada di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FKDM Kecamatan Pademangan Ratih juga mengaku, mengucap syukur atas terbangunnya kantor Sekretariat FKDM Kelurahan Pademangan ini. Seluruh dana pembangunan berasal dari hasil swadaya dari masyarakat dan stakeholder.

“Setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan penggunaan pinjam lahan di atas kantor sekretariat kami langsung bergerak. Alhamdulillah hasilnya seperti ini, proses pembangunannya sangat unik, hanya membutuhkan waktu sekitar 16 hari,” terang Ratih.

Dana dalam pembangunan kantor ini semua berasal dari swadaya masyarakat, anggota FKDM, polsek, koramil, ketua RW (rukun warga), LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan), dan lain sebagainya. Kami juga berterima kasih kepada Lurah Pademangan Barat Ruspandi yang telah mengurus perizinan penggunaan aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Jika nanti sewaktu-waktu lahan akan digunakan maka kami siap membongkarnya,” ungkapnya. (wandhy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *