oleh

Wawalkot Jakpus Perintahkan Lurah Awasi Kinerja Jumantik

POSKOTA.CO – Kurang maksimalnya kinerja juru pemantau jentik (jumantik) mengenai pemeriksaan jentik-jentik nyamuk penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Pusat membuat Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi memerintahkan para lurah turun ke lapangan untuk mengawasi kinerja jumantik.

Hal tersebut ditegaskan orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat di sela-sela Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di ruang pola kantor setempat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (5/7/2022). “Pak lurah dan bu lurah segera turun ke lapangan untuk mengawasi kinerja jumantik karena saat ini kinerjanya kurang maksimal,” ucap Irwandi yang dipanggil akrab Bang Ir di sela-sela Rakorwil, didampingi Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Pusat Iqbal Akbaruddin.

Bang Ir menambahkan, strategi lain yang akan dilakukan jajarannya selain menggerakkan kader jumantik akan membalik pekerjaan. “Kalau dulu ada yang kena DBD baru disemprot pogging. Sekarang kita balik disemprot dulu untuk pencegahan supaya aman,” ucapnya.

Memang, kata Bang Ir, tidak dipungkiri bahwa kinerja jumantik kurang maksimal bisa juga karena honornya tidak mencukupi. “Tapi yang namanya tugas harus diemban dan dilaksanakan. Jumantik harus semangat bekerja,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Pusat Rismawati menambahkan, untuk mendorong kegiatan PSN dan 3M harus diaktifkan jumantik mandiri di masing-masing rumah mereka.

“Yang menggerakkan kegiatan PSN dan 3M yaitu lurahnya bersama jumantik di satu RT, RW, kelurahan, kecamatan tapi harus secara serentak dan berkesinambungan,” ucap Rismawati sambil mengatakan IR tertinggi ada empat kecamatan di antaranya, Cempaka Putih, Johar Baru, Kemayoran dan Senen. (*/van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *