oleh

Sudah Lama Menteri Kelautan Diingatkan agar Tak Ekspor Benur tapi Diabaikan

-Megapolitan-711 views

POSKOTA.CO – Sudah lama Menteri Kelautan Edhy Prabowo diingatkan agar tak ekspor benur tapi diabaikan bahkan terkesan menantang. Justru dengan terang-terangan menteri memberikan izin pada perusahaan swasta yang belum berpengelaman untuk melakukan ekspor.

Apa yang dilakukan oleh menteri kelautan sangat merugikan rakyat khususnya nelayan. Karena kebijakan menteri kelautan ekspor menjual benih lobster per ekor Rp2ribu rupiah menguntungkan negara yang menerima benur.

Pengamat Kelautan Abdul Halim dalam talk show dengan Radio Elshinta, Rabu(25/11/20) mengungkapkan, ada perusahaan yang diberikan izin. “Bongkarnya terbitnya permen 12 yang mengizinkan ekspor, KPK diminta tak berhenti disini,” tandasnya.

Edhy Prabowo

Ali Fikri pelaksana tugas KPK, membenarkan ada sejumlah orang lebih dari 10 orang diperiksa di Gedung Merah Putih. “Benar ada penangkapan, semuanya masih diperiksa,” ujarnya Rabu(25/11/20) pada wartawan.

Diwartakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dikabarkan ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pada Rabu dinihari, 25 November 2020. Eddi ditangkap atas dugaan korupsi ekspor benur.

Menurut sumber Tempo, Edhy Prabowo ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta sepulangnya dari lawatan ke Amerika Serikat. “Ditangkap jam 01.23,” kata sumber Tempo, Rabu, 25 November 2020.(oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *