POSKOTA.CO – Bogor Street Festival Cap Go Meh 2023 berlangsung di Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, Minggu (5/2/2023). Pawai barongsai ini, membuat kepolisian Kota Bogor melakukan pengalihan arus lalu lintas mulai pukul 13.00 WIB.
Masyarakat dari berbagai penjuru Bogor bahkan luar Bogor memadati jalur yang dilalui peserta festival yang berlangsung pukul 15.00 WIB ini. Jalan Surya Kencana sampai Siliwangi tidak ada kendaraan yang boleh melintas. Jalur ini dipadati masyarakat.
Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota mengalihkan arus lalu lintas menuju Jalan Surya Kencana dialihkan, guna mengantisipasi kemacetan dari pawai Bogor Street Festival 2023.
Bahkan rekayasa situasional diterapkan di simpang Tugu Kujang, manakala kendaraan yang mengarah ke Otista padat. Semua kendaraan dialihkan ke Tol Jagorawi. Lalu, simpang Baranangnsiang dari arah tol dibelokkan ke kiri apabila jalur Otista padat. Kemudian arus dari Cipaku/Mbah Dalem yang akan belok ke Sukasari dialihkan terus menuju Empang saat ada karnaval melintas.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto berpesan, agar kegiatan budaya Bogor Street Festival Cap Go Meh yang selalu dibanggakan warga, agar terus berlanjut sebagai simbol persatuan dan keberagaman yang selama ini diperjuangkan pemerintah kota bersama seluruh elemen masyarakat.
Bima Arya yang mengenakan baju dengan corak khas Tionghoa berwarna merah dan celana hitam memberi sambutan di panggung utama Jalan Surya Kencana tepatnya di depan Plaza Bogor, Minggu (5/2/2023) sore.
Bima mengungkapkan rasa haru karena pesta budaya ini dapat kembali digelar terbuka untuk masyarakat luas di wilayah yang terkenal sebagai kawasan toleransi yang sangat kuat. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua, Pak Gubernur, Bu Wamenparekraf, Rektor IPB, warga Bogor dan Pak Arifin Himawan dari panitia. Ini luar biasa, saya harap ini terus berlanjut siapa pun pemimpinnya,” imbuhnya.
“Siapa pun pemimpinnya, saya harap Cap Go Meh ini terus berlanjut,” tambah Bima Arya, dalam keterangannya.
Pembukaan Bogor Street Festival kali ini dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim, Rektor IPB Arif Satria, Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Zebaoth Pdt Margie Ririhenna de-Wanna dan sejumlah tokoh lintas agama serta tokoh Tionghoa.
Gelaran budaya tahunan yang telah masuk dalam kalender kegiatan nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) ini menampilkan hiburan kebudayaan berupa penampilan budaya Nusantara. Berbagai penampilan budaya Jawa Barat dari Bogor, Cirebon, Sukabumi, Karawang dan sebagainya, serta puncaknya penampilan barongsai pada pukul 19.00 WIB menjadi penutup acara. (*/yopi)







Komentar