oleh

Sekolah Al Hamidiyah Depok Laksanakan PJJ Melalui STEAMMI 

POSKOTA.CO-Kondisi yang masih pandemi Covid-19 membuat seluruh jajaran di Lembaga Pendidikan Al Hamidiyah (YAI) Kota Depok mencari terobosan serta inovasi untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ)  bagi para siswa yang harus belajar dari rumah karena tatap muka belum diperbolehkan pemerintah.

“Untuk itulah pihak pengurus Lembaga Pendidikan YAI mencari inovasi dan terobosan baru dengan menggunakan metode pembelajaran Steammi yang menekankan pada pengintegrasian disiplin ilmu Science, Technology, Engineering, Art, Math, Montessori dan Islamic dengan konsep project-based learning dengan fokus penyelesaian suatu masalah,” kata Direktur Pendidikan Yayasan Islam Al-Hamidiyah, Kota Depok, Farida Wulandari didampingi Kepala Divisi Disdakmen YIH, Hadi Sukoco, Jumat (12/3).

Menurut Hadi, kegiatan pembelajaran Steammi sebagai salah satu metode pendekatan belajar kepada siswa di masa pandemi Covid-19 yang harus belajar secara online di rumah dan tentunya upaya mengurangi rasa bosan bagi siswa selama ini.

Dengan metode Steammi ini diharapkan siswa yang belajar dari rumah dapat menumbuhkan rasa keingintahuan siswa, kreativitas, karakter dan menikmati dalam pengalaman belajar.

Metode ini siswa YAI diharapakan  dapat lebih kreatif tanpa batas serta menikmati pelajaran dengan baik. “Pada  intinya  seorang anak memaknai kegiatan bukan sekadar hafalan seperti melihat kupu-kupu bukan hanya sekilas saja tapi  melihat dari bentuk, struktur, sampai  dengan hubungan ayat Al-Qur’an sebagai bagian dari ciptaan Allah SWT,” katanya.

Ditambahkan, Kepala Divisi Disdakmen YIH, Hadi Sukoco, metode Steammi tentunya nantinya bakal dijadikan contoh bagi SDIT Al-Hamidiyah sebagai role model di seluruh tingkat pendidikan yang lainnya dengan tetap pada penggabungan kurikulum K-13, montessori dan nilai-nilai Islam.

“Dengan Steammi ini otomatis nanti perilaku, pola berpikir, belajar akan berubah dan menikmati belajar. Outputnya adalah menjadikan anak yang mandiri, kritis, cerdas, memanfaatkan teknologi dengan baik, beradaptasi dengan lingkungan sekitar, berkarakter nilai-nilai Islam dengan belajar melalui gadget yang dinilai lebih bermanfaat untuk menghasilkan kualotas pendidikan yang baik bagi siswa,” ujarnya.

Sedangkan, Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Depok, Sada, mengapresiasi Langkah SDIT Al-Hamidiyah yang memggunakan metode Steammi untuk siswa dan dinilai satu satunya kwgiatan pbelakaran sekolah di Kota Depok. “Kita sangat mengapresiasi dan ini memperkaya khazanah strategi pembelajaran di dunia pendidikan khususnya Depok dan  berharap agar kedepannya mampu mencetak generasi yang unggul, siap menghadapi tantangan dan teknologi,” ujarnya. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *