oleh

Satpol PP Bogor Sita 16 Krat Miras Berbagai Jenis

POSKOTA. CO – Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek dan ukuran diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor Rabu (3/9/2020) dinihari.

Personil penegak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bogor ini kembali menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan menyisir wilayah Sukaraja. Titik operasi yang di fokuskan pada wilayah Cilebut, Kecamatan Sukaraja, pada Rabu dini hari ini membuahkan hasil.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho mengatakan, dari hasil razia pekat dan miras yang dilakukan jajarannya, pihaknya berhasil menyita sebanyak 16 krat miras berbagai jenis dan merk, 21 drigen ciu dan 1.050 botol ciu yang di kemas dalam kardus buah untuk mengelabui petugas.

Ribuan botol miras dari barang sitaan ini, di dapat dari 3 titik operasi yang berlangsung serentak diwilayah yang berbatasan dengan Sentul ini.

Usai dari lokasi miras, petugas bergerak ke tempat pijat refleksi. Dari lokasi ini, petugas memukan satu tempat refleksi yang masih beroperasi.

Atas sikap bandelnya dengan membuka usaha ditengah berlaku aturan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) yang diterapkan pemerintah Kabupaten Bogor ini, petugas Satpol PP langsung memberikan surat pernyataan. “Kami langsung kasih surat teguran guna ditindak lanjuti,” kata Agus Ridho kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Petugas lalu bergerak ke lokasi duo raja Ciluar. Namun saat petugas tiba di tempat ini, cafe dan karaoke sudah tutup. “Untuk hasil razia ini, akan di ajukan dalam sidang di Pengadilan Negeri Cibinong pada hari Kamis (10/9/20) nanti,”ujarnya.

Agus berharap, saat di ajukan ke persidangan, majelis hakim dapat memutuskan denda dan sanksi maksimal kepada pelanggar sesuai dengan ketentuan dalam Perda 04 tahun 2015 tentang ketertiban umum dimana dilarang untuk menjual, mengedarkan, mengoplos barang-barang dan minuman keras untuk di edarkan ke masyarakat.

Operasi ini melibatkan semua pucuk pimpinan Satpol PP Kabupaten Bogor mulai dari Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor selaku ketua tim di lapangan, Kabid Tibum, Kasi pengendalian Operasional, Bidang Gakda, PTI dan Deteksi Dini Satpol PP Kabupaten Bogor. (yopi/oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *